Artikel

Aat2

Pengajuan Beasiswa 2017-2018

Penerimaan Proposal Permohonan Beasiswa AAT Tahun Ajaran 2017-2018 —   ANAK-ANAK TERANG (AAT) membuka kesempatan kepada sekolah atau komunitas untuk mengajukan permohonan beasiswa yang dimulai pada Semester Gasal Tahun Ajaran 2017-2018. Beasiswa diberikan kepada siswa-siswi yang berasal dari keluarga yang tidak mampu secara ekonomi, namun memiliki keinginan kuat untuk menyelesaikan studinya. Beasiswa diberikan untuk jenjang pendidikan SD, SMP dan SMU/SMK berupa uang sekolah (SPP).   Detail Pengajuan Beasiswa AAT   Persyaratan Calon Anak Asuh : 1. Siswa aktif untuk jenjang SD, SMP, SMA/SMK. 2. Mengajukan surat permohonan beasiswa oleh orang tua siswa. 3. Melengkapi formulir Data Pribadi Calon Anak Asuh. 4. Foto Profil dengan Digital Camera/Handphone Camera 5. Fotokopi Kartu Keluarga 6. Fotokopi Raport semester terakhir. 7. Fotokopi sertifikat prestasi (akademis/non-akademis) yang dimiliki. 8. Tidak sedang menerima beasiswa/bantuan/ikatan dinas dari instansi swasta/pemerintah.   Ketentuan-ketentuan : 1. Beasiswa diberikan HANYA UNTUK PEMBAYARAN UANG SEKOLAH (SPP), besarnya ditentukan oleh AAT. 2. Beasiswa diberikan secara bulanan (tgl 10 maksimal tgl 20) selama 12 bulan (Juli 2017 – Juni 2018, tahun ajaran 2017-2018), dan selanjutnya dapat diperpanjang untuk tahun ajaran berikutnya. 3. Kwitansi/Tanda Terima beasiswa harus diupload di SIANAS oleh PJ Sekolah paling lambat tanggal 10 setiap bulannya. 4. Scan  raport diupload/diunggah oleh PJ Sekolah ke SIANAS maksimal 2(dua) minggu setelah penerimaan raport semester.   Perpanjangan Beasiswa : Beasiswa dapat diperpanjang pada tahun ajaran berikutnya, jika : 1. Tertib administrasi selama menerima beasiswa AAT. 2. Siswa yang bersangkutan NAIK KELAS. 3. Hasil belajar menunjukkan prestasi yang baik.   Pembatalan Beasiswa : 1. Bila tidak menyerahkan, atau terlambat upload/unggah bukti pembayaran uang sekolah per bulan ke SIANAS sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. 2. Bila tidak menyerahkan, atau terlambat upload/unggah raport sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. 3. Sudah menerima beasiswa/bantuan/ikatan dinas dari instansi swasta/pemerintah. 4. Siswa yang bersangkutan terlibat dalam kasus di sekolah (mangkir/bolos, skorsing, narkoba, tawuran, tindak kriminal)   Garis Besar Isi Proposal : Profil Sekolah/Komunitas Uraikan dengan detil mengenai profil sekolah/komunitas secara lengkap, meliputi data demografi sekolah, jumlah kelas, jumlah siswa, jumlah guru, fasilitas, sarana dan prasarana yang ada. Uraian dilengkapi dengan foto-foto pendukung Profil Daerah/Wilayah anak asuh Uraikan dengan detil mengenai kondisi daerah/wilayah domisili sebagian besar calon anak asuh, meliputi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, tingkat pendidikan, maupun mata pencaharian sebagian besar orangtua calon anak asuh. Uraian dilengkapi dengan foto-foto pendukung. Rincian Kebutuhan Uang Sekolah Uraikan dengan detil mengenai kebutuhan finansial untuk pendidikan anak asuh, meliputi pemasukan dan pengeluaran sekolah, sehingga didapatkan besarnya uang sekolah yang harus ditanggung oleh calon anak asuh. Dari angka tersebut, jelaskan besarnya uang sekolah yang harus ditanggung oleh orangtua dan besarnya beasiswa yang dimintakan dari AAT. Biodata Anak Asuh Cantumkan selengkap-lengkapnya biodata dari masing-masing anak asuh, berikan deskripsi singkat dan jelas mengenai kondisi keluarga dan perekonomian calon anak asuh, cantumkan juga prestasi akademik dan non-akademik yang pernah diraih calon anak asuh (jika ada), dan sertakan foto calon anak asuh. Input di SIANAS dengan Status “Menunggu Konfirmasi” Keterangan Pendukung Beasiswa AAT merupakan beasiswa bagi anak-anak yang berasal dari keluarga miskin, namun memiliki semangat untuk terus bersekolah demi menggapai kehidupan yang lebih baik di masa depan. Cantumkan keterangan-keterangan pendukung untuk memberikan kejelasan dan keyakinan bagi AAT bahwa calon anak asuh di dalam proposal benar-benar layak dan membutuhkan beasiswa AAT demi kelangsungan pendidikannya. Biodata Calon Penanggung Jawab Sekolah Cantumkan selengkap-lengkapnya biodata dari calon Penanggung Jawab Sekolah meliputi : nama lengkap, agama, pekerjaan dan jabatan, alamat kantor, telepon/fax kantor, alamat rumah, telepon/fax rumah, no. handphone, alamat email, no. rek. BRI.   Penyerahan Proposal dan Seleksi : Proposal diketik rapi, 1.5 spasi, Times New Roman 12, UKURAN HALAMAN KERTAS A4/LETTER.  Proposal dikirimkan dalam bentuk softcopy  ke email Sekretariat AAT terdekat cc: beasiswa@aat.or.id. Maksimal 31 Mei 2017. Seleksi akan dilakukan pada Bulan Mei – Juli , waktunya akan ditentukan kemudian.   Informasi selengkapnya : 1. Profil utuh Anak-Anak Terang dapat dilihat di : www.aat.or.id 2. Prosedur lengkap pengajuan beasiswa dan formulir, dll dapat diunduh di : Sini. 3. Informasi lainnya, dapat menghubungi via email di : beasiswa@aat.or.id    

Pengajuan Beasiswa 2017-2018 Read More »

Rapat Bersama 720x375

Rapat Bersama Pengurus dan PJ Sekretariat 2016

Oleh : Korneles Materay Pada tanggal 26-27 November 2016, Pengurus Pusat Yayasan Anak-Anak Terang Indonesia kembali melakukan rapat koordinasi bertempat di Wisma Pojok Indah, Condong Catur, Yogyakarta. Pertemuan ini merupakan kali kedua dalam tahun 2016, setelah sebelumnya diadakan Rakor pada sekitar bulan Agustus lalu di Semarang. Rapat di buka oleh Ketua Umum AAT, Ibu Maria. S. Irawati dengan memaparkan secara singkat mengenai keadaan AAT selama ini, kepengurusan dan beberapa hal penting yang akan dilaksanakan pada sekretariat masing-masing. Tujuan adanya rapat hari ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pekerjaan kita. Apa saja yang belum dan sudah dilakukan oleh setiap sekretariat. Maka, saya mengharapkan keterbukaan dari semua yang hadir di tempat ini, tandas bu Ira sapaan akrabnya. Waktu dua hari tersebut digunakan untuk saling membahas dan/atau mengevaluasi hasil kerja, kendala dan solusi mengatasinya dari setiap divisi/bagian dan sekretariat masing-masing. Hal ini dilakukan semata-mata untuk meningkatkan pelayanan AAT kepada tujuan untuk mengentaskan angka putus sekolah di Indonesia. Pendidikan adalah hal yang sangat penting untuk semua orang. Melalui pendidikan seseorang bisa terbuka matanya untuk memperbaiki hidupnya bahkan masyarakat, bangsa dan negara. Jangan sampai ada orang yang putus sekolah atau tidak bisa melanjutkan pendidikan karena ia miskin. Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua Umum AAT, Ibu Maria. S. Irawati; Sekjen AAT, Bpk. Christ Widya Utomo; Kepala Divisi Beasiswa PT, Mba Tiara Riszky Amanda; Kepala Divisi SIANAS, Om Adhi; Kepala Divisi Purel, Nadia Gracia; Bagian Website, Bpk. Yohanes Pradi W; dan Bagian Keuangan, Lodia. Hadir pula beberapa Penanggungjawab (PJ) sekretariat AAT yakni : PJ Bandung, Bpk. Tommy Bisono; PJ Malang, Mba Emmy Anggraini; PJ Padang, Ibu Srimeiline Kongdra; PJ Purwokerto, Bpk. A. Wisnu Setiawan; dan PJ Semarang, Ibu Meita. Semua yang hadir turut mempresentasikan hasil pengalaman, kinerja, dan rencana ke depan yang mana kemudian dibuka ruang diskusi untuk lebih memperteguh arahnya. AAT dipastikan akan tetap melangkah maju berkontribusi di bidang pendidikan. AAT dapat berdiri kokoh dan memastikan langkahnya juga merupakan buah kerjasama yang baik dengan berbagai pihak. Dalam memupuk kerjasama selama ini, perlu konsolidasi komunikasi yang kontinyu, keterbukaan informasi dan tindakan nyata baik oleh pihak AAT maupun pihak lainnya. Hasil rapat kali ini adalah seputar proses pembiayaan dan pendampingan beasiswa AAT bagi Anak Asuh mulai SD, SMP, SMA dan PT. Selain itu juga, ada beberapa hal yang wajib menjadi perhatian PJ sekolah/komunitas, misalnya : Input Mandiri SIANAS yang akan dilakukan di tahun ajaran 2017/2018. Sedangkan, porsi tanggungjawab dan wewenang untuk setiap divisi/bagian dan sekretariat AAT juga disepakati. Hasil rapat ini kemudian akan disosialisasikan lagi kepada semua pemangku kepentingan segera mungkin.

Rapat Bersama Pengurus dan PJ Sekretariat 2016 Read More »

Bertanggung 720x375

Ber (Tanggung) Jawab

  Oleh : Epifanius Solanta Perjalanan hidup manusia di dunia yang kerap kali dianggap “fana” ini seringkali menemukan banyak kejanggalan, tantangan dan berbagai hal lain yang membuat manusia menjadi frustrasi, cemas, takut dan bahkan lebih memilih untuk berserah diri. Bagi saya, pengalaman seperti ini bukan suatu hal yang baru. Tantangan dan cobaan yang datang silih berganti menghiasi dan mewarnai kehidupanku, tidak membuat saya harus tunduk padanya dan berserah diri. Sebab sikap apatis atau tidak mengambil pusing atau resiko terhadap sesuatu hal justru menjerumuskan diri ke dalam liang keburukan yang berujung pada menurunnya moralitas dan nurani diri. Suatu keputusan yang dibuat tentu saja memiliki suatu tujuan dan prospek yang baik bukan hanya bagi diri sendiri, melainkan juga bagi orang lain. Pertanyaannya kemudian adalah apakah saya sudah menjalankan ini dengan sungguh-sungguh? Tulisan ini sebenarnya sejenak untuk melakukan anamnesis bagi saya. Berusaha untuk membuka lembaran kisah baik dalam pergumulan dunia akademik maupun non akademik selama kurang lebih satu semester ini. Namun sebelum jauh aku menerawang, tidak lupah aku titipkan kata terima kasih kepada Yayasan Aak-Anak Terang yang memiliki hati dan nurani yang luar biasa, peduli terhadap dunia pendidikan, terhadap mereka yang memiliki keinginan dan niat yang besar untuk sekolah tetapi terkendala oleh finansial. Kehadiran Yayasan AAT ibarat oase di tengah padang gurun, yang memberikan kesegaran kepada tumbuh-tumbuhan dan mengobati rasa dahaga bagi hewan yang sedang meniti hidup di sana. Semester tujuh (7) mempunyai kisah tersendiri dalam hidup saya. Ada rasa duka dan bahagia. Semuanya berkolaborasi, menjiwai dan menghiasi pikiranku. Dimana saya mulai dan harus bergumul dengan tugas akhir yaitu skripsi. Ada rasa takut dan cemas karena merasa belum siap untuk memulainya. Tetapi semuanya itu sirna, tatkala saya membawanya dalam doa bersama Dia yang aku puji dan dengan semangat kerja keras dan usaha yang sangat tinggi. Alhasil dalam waktu yang lumayan panjang ini, saya berhasil melaksanakan dua ujian yaitu ujian laporan intrenship dan seminar skripsi. Dihadapan dosen penguji, dosen pembimbing dan teman-teman mahasiswa program studi Sosiologi, saya mampu mempertanggungjawabkan hasil jerih payah saya dengan sangat baik. Kesibukan yang sangat ekstra dalam dunia akademik yang membuat saya menjadi tidak fokus dengan dunia non akademik. Saya kian tergerus dan lupah bahwa dunia non akademik juga memiliki pengaruh yang sangat besar dalam perkembangan hidup saya. Ada suatu keyakinan yang sangat besar dan sebuah pengakuan yang tidak bisa berpaling dari hidupku, akan tingkat keterlibatanku dalam komunitas AAT khususnya di semester tujuh ini. Beberapa kali pertemuan saya tidak sempat hadir dikarenakan oleh beberapa halangan dan rintangan yang tidak terduga, seperti ada keluarga yang meninggal dunia, saudara yang sakit dan juga bertabrakan dengan waktu penelitian. Di samping itu, kurang intensifnya pola komunikasi dengan teman-teman anggota AAT dan dengan beberapa PK di bawahku dan juga dengan PJ lebih dikarenakan oleh masalah teknis yakni HP yang sama sekali tidak bersahabat dengan saya. Hal ini yang membuat saya menjadi frustrasi dan stress. Beberapa kali saya harus melempar HP dikarenakan tidak bisa memainkan fungsinya secara baik. Bahkan sampai sekarang ini, urusan kwitansi dan TTD masih belum selesai, dikarenakan oleh kesalahan pada SK. Tetapi saya juga mengakui bahwa ada kelalaian yang ada pada diri saya seperti minimnya pola komunikasi yang baik dengan anggota dan juga dengan kordinator AAT. Akankah semua pengalaman ini meruntuhkan semangatku untuk AAT? Sama sekali saya tidak ada niat untuk itu. Justru saya harus bangkit, bertanggung jawab. AAT bagi saya adalah sebuah keluarga yang tidak hanya hadir memberikan bantuan berupa uang, melainkan juga hadir dalam bentuk ide, pikiran dan perilaku yang mendewasakan saya. Sikap tanggung jawab menjadi suatu pilihan yang sangat tepat sebagai landasan dan dasar yang akan menjiwai diri saya dalam menjalankan tugas bersama teman-teman di AAT. Suatu kewajiban harus diselesaikan secara baik. Di samping itu, sikap keterbukaan terhadap sesama, menyampaikan setiap keluhan menjadi suatu keharusan untuk sama-sama mencari jalan keluar atau solusi yang baik. *Epifanius Solanta, Mahasiswa Program Studi Sosiologi dan Penerima BeasiswaYayasan AAT Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Ber (Tanggung) Jawab Read More »

Kasih Itu 720x375

Kasih Itu Nyata

Oleh : Veronica Fran Sisca Perkenalkan nama saya Veronica Fran Sisca, salah seorang mahasiswi Universitas Atma Jaya Yogyakarta angkatan 2014. Saya merupakan penerima beasiswa dari AAT yang biasa disebut AAPT (Anak Asuh Perguruan Tinggi). Kasih itu sungguh nyata, sebab Tuhan telah menunjukkan kasih-Nya lewat Yayasan AAT ini kepada saya. Tak terbilang besarnya rasa syukur karena saya mampu melanjutkan kuliah tanpa khawatir akan biaya. Lewat tulisan ini, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur dan pengurus pusat AAT yang telah mau mengulurkan tangannya untuk membantu kami para anak asuh. Ayah saya yang mengalami kecelakaan beberapa tahun silam membuatnya membutuhkan bantuan dari orang lain untuk kegiatan sehari- harinya. Biaya berobat yang terbilang cukup besar sempat membuat keluarga kami kesulitan dalam keuangan sehingga harus meminjam kepada orang lain. Besarnya pengorbanan dan perjuangan seorang ibu untuk me-sekolah-kan anaknya sampai ke perguruan tinggi, sungguh saya rasakan di keluarga saya. Beruntung, saya bisa sedikit meringankan beban ibu saya dengan mendapatkan beasiswa dari AAT ini. Saya mempunyai impian, ingin mendapatkan sebuah pekerjaan yang lebih baik, tentu harus ada pengorbanan yaitu menempuh pendidikan sampai mendapatkan gelar sarjana ekonomi. Yakin akan selalu ada jalan bagi orang yang percaya membuat saya bertahan sampai saat ini dalam perjalanan perkuliahan. Walaupun saya tidak begitu pintar, namun impian itulah yang membuat saya bersemangat menimbah ilmu dan melewati segala tantangan hidup. *Veronica Fran Sisca, adalah Mahasiswi Jurusan Akuntasi dan Penerima Beasiswa Yayasan AAT Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Kasih Itu Nyata Read More »

Pelatihan Sianas Padang 720x375

Pelatihan SIANAS AAT Padang

Oleh : Om Adhi AAT Sekretariat Padang menyelenggarakan pelatihan Sistem Informasi Anak Asuh (SIANAS) kepada para Penanggung Jawab (PJ) sekolah/komunitas se-Padang. Tujuan diadakannya pelatihan tersebut adalah agar para PJ bisa memanfaatkan SIANAS secara lebih efektif dan efisien guna menyampaikan data anak asuh, laporan belajar, bukti pembayaran SPP kepada pada Sahabat AAT/Donatur/Orang Tua Asuh. Acara yang berlangsung pada tanggal 4 November 2016 mulai pukul 13.00 – 17.00 WIB, dihadiri oleh seluruh wakil sekolah yang total berjumlah 11 sekolah. Turut hadir mendampingi pelatihan yaitu Sekretaris Umum PSKP Santu Yusuf Padang, Bpk. Jimmy Yaputra; Ibu Srimeilina Kandra; KSB Sekretariat AAT Padang, Agustinus Sapumaijat, Maria Tressia, Gozali Daniel Yuliandra, PK lama dan baru Padang: Olga, Wahyu, Orestre; Om Adhi dan Bang Eka Chandra dari Tim SIANAS AAT Pusat. Terpantau dengan baik antusiasme seluruh peserta aktif mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan tersebut. Sinergisitas penting dalam membangun suasana kepedulian bersama untuk mewujudkan harapan dan mimpi anak-anak Indonesia yang putus sekolah di wilayah Padang. Selama ini atas kerjasama Yayasan Prayoga Padang dengan Yayasan AAT Indonesia saluran beasiswa kepada 148 dari 233 (sebagian sudah lulus) Anak Asuh (AAT) tingkat SD-SMA di Tahun Ajaran 2016/2017 telah berjalan dengan baik dan lancar. Melalui pelatihan ini diharapkan pertukaran informasi dan koordinasi serta pelayanan administrasi Anak Asuh ke depannya dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta hingga Pelatihan berjalan dengan baik. Tak lupa terima kasih untuk Bang Yoseph yang luar biasa mempersiapkan sarana dan prasarana. Salam Terang untuk kita semua. Tuhan memberkati. *Om Adhi, adalah Kepala Divisi SIANAS Yayasan Anak-Anak Terang

Pelatihan SIANAS AAT Padang Read More »

IMG 20161108 WA0003 575x1024 575x1024

Setitik Niat untuk Melayani

Oleh : Nadia Gracia Berkembang di Yayasan AAT Indonesia Tahun 2014, saya pertama kali mengetahui tentang Yayasan AATIndonesia melalui akun facebook salah seorang pastur. Membuka web Yayasan AAT Indonesia dan melihat cerita-cerita anak asuh membuat saya merasa sedih sekaligus bersyukur atas apa yang saya miliki dan tergugah untuk mengambil beberapa anak asuh untuk dibantu. Saat itu, dengan uang jajan yang terbatas, saya hanya bisa membantu membiayai 2 anak asuh dari ribuan yang ingin saya selamatkan. Akhirnya, saya mengambil dua anak asuh itu untuk saya biayai pendidikannya sambil saya berdoa agar suatu saat saya diberi kesempatan untuk membantu ratusan anak lainnya. Tahun 2015 awal adalah tahun pertama saya bergabung dengan Yayasan AAT Indonesia, berawal dari tugas fakultas untuk membantu sebuah komunitas, pada saat tugas berakhir saya akhirnya memutuskan untuk tidak membantu komunitas ini sebatas tugas saja, melainkan sungguh melayani dan berkomitmen dengan mendaftarkan diri untuk menjadi relawan di Yayasan AAT Indonesia sekretariat Bandung. Puji Tuhan semua relawan yang lain dan para pendamping mau dengan sabar mengajari saya mengenai banyak hal. Tak hanya mengenai tugas sebagai relawan, tetapi juga mengenai nilai-nilai dalam kehidupan. Saya banyak bertemu dengan orang hebat yang mau meluangkan waktunya dan peduli pada pendidikan untuk anak-anak kurang mampu. Saya dipercaya oleh para pendamping dan koordinator relawan untuk menjadi penanggung jawab komunitas SDK Paulus 3 Bandung. Saya melakukan wawancara, survei, dan mengurus administrasi bulanan untuk beasiswa dengan melakukan upload kwitansi dan tanda terima setiap bulannya, dan raport anak asuh di akhir semester sebagai bentuk pertanggungjawaban dari donasi yang telah diberikan oleh donatur. Saya menjalani tugas itu dengan sepenuh hati dan bahagia, saya benar-benar merasakan dampak besar dari berbuat sedikit kebaikan, tak jarang saya dan teman-teman relawan didoakan oleh para guru dan kepala sekolah yang sekolahnya dibantu AAT. Pada pertengahan tahun 2015, doa saya terjawab, saya ditawari untuk menjadi tim public relation pusat, dimana divisi ini bertugas untuk mengenalkan Yayasan AAT Indonesia ke banyak orang dengan harapan ada orang yang terketuk hatinya untuk menjadi donatur. Tanpa pikir panjang, saya menerima tawaran itu. Saya tidak punya basic apapun sebagai tim public relation, lagi-lagi saya diajari oleh para pendamping dan teman-teman divisi public relation yang lain. Puji Tuhan, dengan niat yang besar, di pertengahan tahun 2016 saya dipercaya untuk menjadi kepala divisi Public Relation Yayasan AAT Indonesia. Saya sangat bersyukur bisa berada di tim public relation ini, saya senang ketika ada donatur baru yang terketuk hatinya, karena artinya, akan ada minimal satu anak yang terselamatkan lagi. Saya mungkin tidak memiliki uang untuk menyelamatkan banyak anak asuh, saya hanya memiliki niat untuk membantu, dengan segala keterbatasan, saya berusaha mengetuk hati donatur agar banyak anak yang akhirnya bisa terselamatkan. Saya teringat kata-kata dari salah seorang pendamping, “Banyak orang yang bisa, tapi tidak mau. Saya mungkin tidak semahir orang, tapi dengan segala kerendahan hati saya, saya memiliki niat untuk melayani.” Hal inilah yang saya jadikan prinsip dalam melayani. Semua yang saya lakukan berawal dari keterbatasan, hanya ada niat yang besar untuk bisa menyelamatkan ratusan anak asuh yang terancam putus sekolah. Saya percaya bahwa hal kecil apapun yang kita lakukan, percayalah bahwa akan ada dampak besar dalam hidup orang-orang yang kita layani. Belajar Bersyukur lewat AAT Hari itu, 10 Juni 2015 adalah tugas perdana saya sebagai seorang Pendamping Komunitas (PK). Saya melakukan wawancara calon anak asuh di SDK Paulus III, Bandung. Awalnya tentu ini bukan hal yang mudah, karena ini adalah pengalaman pertama saya melakukan wawancara kepada anak SD. Saya merasa sangat gugup bagaimana caranya bisa berhadapan dengan anak kecil, apakah pertanyaan saya bisa dimengerti ? Ini adalah pengalaman pertama saya untuk terjun langsung melihat dan mengenal calon anak asuh, tidak hanya membaca cerita mereka lewat web. Saya takut saya tak sekuat mereka, saya takut menangis di depan mereka ketika mendengar cerita mereka. Namun, seiring berjalannya waktu, melihat senyuman mereka menyadarkan saya, bahwa mereka menganggap saya sebagai seorang teman dan mereka tidak ingin saya “mengasihani” mereka, karena sesungguhnya mereka “bahagia”. Saya pun berusaha memposisikan diri menjadi teman mereka. Mendengarkan cerita keseharian mereka. Mereka yang awalnya nampak canggung pun mulai bercerita dengan lancar. Kisah-kisah mereka sungguh luar biasa bagi saya. Ada diantara mereka yang hanya diberi uang jajan 2000 untuk makan, saat saya tanya, “2000 kamu belikan apa dik kalau gak dikasih bekal?” dia bilang, “beli kue aja kak, kan lumayan kenyang”. Ah, saya merasa tertampar, betapa masih hangat di benak saya, saat itu saya baru saja mengeluh karena merasa uang jajan yang diberikan orangtua saya tidak cukup untuk memuaskan saya. Sedangkan mereka dapat bersyukur di tengah keterbatasan mereka. Ada diantara mereka yang rumahnya sangat jauh, bahkan harus berangkat pukul  5 pagi untuk sampai di sekolah. Sedangkan saat itu, saya masih kerapkali mengeluh ketika dapat jadwal kuliah pagi padahal jarak kampus dan tempat kos saya hanya beberapa ratus meter. Ada diantara mereka yang orangtuanya bekerja sampai tengah malam atau bahkan tidak pulang berbulan-bulan untuk bekerja kerasa membiayai kehidupan mereka. Di tengah keterbatasan mereka, mereka memiliki semangat yang tinggi untuk tetap bersekolah. Berharap mereka bisa memutar roda kehidupan keluarga mereka menjadi lebih baik. Berada di tengah mereka membuat saya menyadari betapa beruntungnya saya. Memiliki keluarga yang memberi support dan kasih sayang untuk saya, mampu mencukupi kebutuhan saya. Artinya, saya harus bisa berbuat lebih dari yang ingin mereka lakukan bagi keluarga dan orang-orang disekitarnya. Bagi saya, mereka tidak perlu kita “kasihani” karena mereka memiliki semangat untuk tetap bahagia dengan cara mereka. Yang perlu kita lakukan adalah membantu mereka, agar semangat mereka tidak padam. Salah satunya adalah dengan membantu biaya pendidikan mereka yang merupakan harapan mereka untuk memeroleh masa depan yang lebih baik. Terimakasih Anak-Anak Terangku, tetap semangat selalu dalam menghadapi keterbatasan ini. “Miracle is another name for hardwork”. Terimakasih Yayasan AAT Indonesia untuk pengalaman yang sangat berharga hari ini. *Nadia Gracia, adalah mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha. Koordinator Divisi Public Relation (Purel) AAT, Relawan AAT Sekretariat Bandung

Setitik Niat untuk Melayani Read More »

Bertha AAT 20160911 134856

Mempertahankan Prestasi

Oleh : Alberta Caecaria Arias Saya Alberta Caecaria Arias, biasa dipanggil Berta. Saya adalah mahasiswi bimbingan dan konseling di Universitas Katolik Widya Mandala Madiun angkatan 2014. Saya bergabung dengan AAT pada semester 3, tahun lalu. Saya Beruntung mendapatkan beasiswa AAT dan menjadi salah satu anak asuh. Saya menganggap AAT adalah keluarga saya karena ada banyak teman, sahabat, dan pendampingan rohani dari para Bruder. Hal tersebut membuat saya senang karena dapat menjalin keakraban satu dengan yang lainnya apalagi bisa mempunyai teman baru dari lintas agama, suku ataupun ras. Semester 3 kemarin, IP saya turun dari yang semula 3,9 menjadi 3,8. Saya menyadari penurunan IP tersebut dikarenakan ketika UAS pada bulan Januari lalu, ayah saya masuk rumah sakit untuk beberapa hari. Pada saat itu saya harus bolak-balik antara kampus, rumah, dan rumah sakit. Ini bukan alasan, namun seperti inilah keadaan dimana saya harus UAS dan ayah saya masuk rumah sakit. Peristiwa tersebut membuat saya kurang fokus dalam belajar, sehingga berakibat nilai saya menurun. Namun saya tidak akan membiarkan hal ini terjadi untuk yang kedua kalinya. Semester 4 saya berusaha untuk memperbaiki nilai-nilai supaya IP saya kembali membaik. Saya menargetkan IP semester 4 ini nanti 4,00, namun apabila pada akhirnya target itu tidak tercapai, setidaknya IP saya harus lebih dari IP semester 3. Untuk saat ini beberapa nilai UAS yang sudah keluar hasilnya adalah A. Puji Tuhan sekali saya mendapatkan nilai sempurna tersebut dan berharap target IP 4,00 tercapai. Selain itu saya juga masih ingin mendapatkan beasiswa AAT hingga saya lulus nanti. Bagi saya, yang terpenting adalah saya harus bisa membanggakan orang tua dan keluarga saya dengan prestasi yang saya miliki. Walaupun saya sibuk dengan kegiatan HMJ di kampus ataupun kegiatan kelas serta tugas-tugas kampus, saya akan berusaha untuk tetap menjalankan kewajiban saya sebagai seorang mahasiswa dan juga anak asuh AAT yang dapat dibanggakan dengan kesibukan yang padat. Saya sadar, semua ini sudah menjadi pilihan serta tanggung jawab maka harus dijalankan semaksimal mungkin dengan segala konsekuensi yang berlaku. Tidak hanya kegiatan kampus, kegiatan AAT, namun juga kehidupan saya sehari-hari yang pastinya banyak sekali permasalahan yang bermunculan yang dapat juga menganggu kondisi fisik maupun psikis saya. Akan tetapi, saya percaya tidak ada manusia yang tidak ada masalah dan manusia memiliki Tuhan yang lebih besar dari masalah yang dimiliki. Saya selalu semangat walaupun sering mengeluh karena banyak tugas dan kegiatan. Saya ingin segera lulus agar nantinya dapat segera. Di semester 5 nanti, saya akan berusaha dengan sepenuhnya untuk tetap mempertahankan nilai-nilai A serta lebih aktif dalam segala kegiatan yang ada di kampus guna menunjang kemampuan-kemampuan yang saya miliki, namun dengan tetap menjalankan kewajiban sebagai mahasiswa dan tanggung jawab sebagai anak asuh AAT. *Alberta Caecaria Arias, adalah mahasiswi Bimbingan dan Konseling dan Penerima Beasiswa Yayasan AAT Universitas Katolik Widya Mandala Madiun. #cegahputussekolah #cegahputuskuliah

Mempertahankan Prestasi Read More »

10697207 758362930865644 1255414306530996 O 1024x683

Bijaksana dalam membuat Keputusan

Oleh : Franciska Ariliana Namaku Franciska Ariliana lahir 30 April 1995 aku adalah anak pertama dari 3 bersaudara. Aku sedang menempuh studi di Universitas Katolik Widya Mandala Madiun program studi Teknik Industri. Saat ini, aku sudah semester enam, terima kasih kepada AAT yang telah membiayai kuliahku sampai semester enam ini dan aku berharap untuk bisa lanjut sampai semester delapan nanti. Ibu dan Ayah masih tetap bekerja di pasar berdagang kosmetik dan menerima orang yang menjual emas. Meskipun orang tuaku mempunyai bisnis menerima emas, tapi modal yang digunakan tidak bersal dari uang sendiri, melainkan pinjam ke orang lain. Ibu dan ayah hanya mengambil keuntungan dari hasil penjualan emas yang disetorkan ke pengepul sehingga hasil yang didapatkan juga tidak menentu karena tidak setiap hari ada orang yang menjual emas. Ayah selain bekerja membantu ibu di pasar juga terkadang bekerja sebagai tukang bangunan, tergantung ada orang yang menyuruh atau tidak. Saat ini adikku yang kedua sudah lulus dari SMA dan berencana akan melanjutkan ke perguruan tinggi. Namun, orang tuaku sangat berharap sekali untuk adikku mendapatkan beasiswa, jika tidak mendapatkan beasiswa adikku tidak jadi melanjutkan ke perguruaan tinggi. Adikku yang ketiga sekarang juga sudah masuk SMP, sehingga keluargaku mengeluarkan uang yang cukup banyak. Beberapa kejadian di AAT membuat aku belajar untuk lebih peduli kepada sesama, terutama dengan orang-orang terdekatku. Kejadian yang tak terduga saat ada dua orang teman kami yang beasiswanya harus dipending dan satu teman kami yang beasiswanya dihentikan karena nilainya yang tidak mencapai target. Kami merasa kasihan kepada teman-teman kami tersebut dan kami berfikir bahwa kami harus melakukan suatu tindakan untuk membantu mereka. Akhirnya aku dan teman-teman yang lain berencana untuk membuat rosario merah putih dan menjualnya ke gereja. Hasil dari jualan kami berikan kepada ketiga teman kami untuk membantu membayar uang kuliah, selain itu kami juga iuran untuk membantu. Aku sangat senang sekali dengan sikap dan semangat teman-teman AAT Madiun yang dengan senang hati, saling bergotong royong membantu teman kami yang kesusahan. Aku dan teman-teman di AAT Madiun masih rutin untuk mengadakan pertemuan untuk membahas keperluan AAT dan untuk lebih mengakrabkan diri. Tahun ini kami juga kehilangan satu pembimbing rohani yaitu bruder Yakobus yang dipindah tugaskan di Flores. Pengalamanku selama menjadi koordinator mengajariku untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan dan lebih bijaksana lagi. Tidak terasa masa jabantanku sebagai koordinator tinggal satu bulan lagi, ada kelegaan ketika aku berhasil untuk menjalankan tugasku nanti dan semoga masih bisa untuk membantu membimbing PK baru yang akan menggantikanku nanti. Diakhir semester enam ini aku juga dituntut untuk seminasi topik skripsi. Dalam proses pencarian tiga judul aku sangat kebingunggan sekali, tapi puji Tuhan dengan bantuan dosenku dan usaha aku berhasil menemukan tiga judul skirpsi yang akan aku presentasikan. Dalam seminasi topik akhirnya aku dipilihkan satu topik untuk nantinya aku gunakan skripsi di semester tujuh dan delapan. Aku berharap semoga skripsiku dapat berjalan dengan baik pada semester tujuh dan delapan sehingga aku dapat lulus tepat empat tahun. Pada akhir semester enam ini aku juga akan magang kerja selama satu bulan di PT INTAN USTRIX Gresik. Aku ingin mencoba pengalaman baru di luar Madiun, dan semoga magangku juga dapat berjalan dengan lancar. Amin. *Franciska Ariliana, adalah mahasiswi program studi Teknik Industri Universitas Katolik Widya Mandala Madiun. Penerima Beasiswa AAT dan Mantan Koordinator Sekretariat Madiun

Bijaksana dalam membuat Keputusan Read More »

Temu PK dan PJ Madiun

Tanggal 19 September 2016 AAT Sekretariat Madiun mengadakan acara pertemuan PJ ( Penanggung Jawab). Acara tersebut di ikuti oleh 20 penanggung Jawab dari masing-masing sekolah yang bekerja sama dengan AAT.  Agenda pertemuan PJ dimulai dengan doa pembuka,  sambutan dari koordinator AAT Madiun, lalu ada sambutan dari penanggung jawab AAT Madiun yaitu bapak Bernardus Widodo,  pembagian SK, pengenalan PK (Pendamping Komunitas), sosialisasi  pelatihan SIANAS, dan ditutup oleh doa. Bapak Bernardus Widodo menyampaikan beberapa hasil rapat koordinator (rakor) yang diadakan tanggal 20-21 Agustus kemarin, diantaranya adalah pada tahun ajaran 2016/2017 ini yayasan AAT tidak menerima anak asuh baru baik itu anak asuh SD, SMP, SMA ataupun dari perguruan tinggi. Hal tersebut disebabkan karena adanya perbaikan sistem agar pelayanan kepada donatur dan anak asuh lebih tertata dan lebih baik lagi. Selain itu bapak Bernardus Widodo juga menyampaikan kepada PJ sekolah agar tertib administrasi mengirimkan kwitansi, tanda terima, rapor dan SKHU tepat sesuai jadwal yang sudah pusat tentukan dalam buku pedoman. Acara pembagian SK dan pertemuan PJ memang merupakan agenda tahunan yang selalu di laksanakan, namun untuk tahun ini sangat berbeda karena selain pembagian SK para PJ sekolah juga dei beri sosialisasi dan pelatoahn SIANAS ( Sistem Informasi Anak asuh ). Setiap PJ sekolah di beri akun SIANAS masing-masing yang bisa di gunakan untuk mengecek apakah tanda terima dan kwitansi sudah di upload oleh PK nya dan supaya rapor anak asuh bisa langsung di upload oleh PJ. Sistem baru tersebut tidak langsung di terapkan, tetapi masih dalam proses percobaan. Bertepatan dengan acara pembagian SK, AAT madiun juga mengadakan serah terima jabatan KSB (koordinator, sekretaris dan bendahara) yang lama ke KSB yang baru. Koordinator AAT yang lama adalah Franciska Afriliana dan  koordinator AAT yang baru adalah Alberta Caecaria Arias. Dengan koordinator yang baru di harapkan AAT Madiun lebih baik lagi dalam hal pelayanan kepada anak asuh.  Kami semua PK Madiun juga mengucapkan  terima kasih kepada Franciska yang sudah mengkoordinir kami selama 1 tahun ini. Dengan adanya pertemuan PJ dan penyerahan SK  diharapkan proses beasiswa berjalan dengan lancar dan semakin banyak anak Indonesia yang terbantu . Penulis : Dira Nuragista

Temu PK dan PJ Madiun Read More »

Temu PK dan PJ Bandung

Pada tanggal 10 September 2016, bertempat di Gedung 3 FISIP Universitas Katholik Parahyangan diadakan acara pertemuan para penanggungjawab komunitas/sekolah yang dibantu oleh AAT. Pertemuan kali ini diikuti oleh 5 dari 9 sekolah yang dibantu oleh AAT di wilayah Bandung dan sekitarnya. Sekolah yang hadir ada dari SDK Paulus 3 Bandung, SD St.Yusup 1 Bandung, SD Agustinus, SD Melania, dan SMP Arcawinara Harapan Bekasi. Sedangkan 4 sekolah lainnya, belum bisa hadir karena terdapat kegiatan lain seperti pelatihan diluar kota. Waktu menunjukkan pukul 10.30, para PJ sekolah, relawan, dan pengurus sudah berkumpul dalam ruangan acara. Acara diawali dengan doa yang dipimpin oleh Mas Seno, salah satu relawan Yayasan AAT Indonesia sekretariat Bandung. Dilanjutkan dengan presentasi singkat mengenai Yayasan AAT Indonesia dan prosedur pengelolaan beasiswa AAT yang dibawakan oleh Pak Tommy selaku Penanggungjawab (PJ) Sekretariat Bandung. Dalam presentasi ini, ditekankan mengenai pentingnya untuk tertib pada ketentuan administrasi demi kelancaran pengelolaan beasiswa. Selain itu, Pak Marcell selaku PLT Yayasan AAT Indonesia juga menekankan peran penting kerjasama antara PJ sekolah, relawan, dan Yayasan AAT Indonesia sebagai penyalur donasi yang diberikan oleh donatur dan pentingnya menjaga kepercayaan para donatur, salah satunya dengan cara tertib administrasi. Acara kemudian diselingi oleh “kuis” ringan mengenai hal-hal yang telah dipresentasikan sebelumnya. “Kuis” ringan ini diisi dengan pertanyaan mengenai prosedur pengelolaan beasiswa dengan harapan para PJ sekolah benar-benar memahami apa yang tadi sudah disampaikan. Tanpa terasa, waktu sudah menunjukkan pukul 11.30. Para relawan, pengurus, dan PJ sekolah makan siang bersama sambil berbincang agar tercipta hubungan yang lebih dekat dan hangat. Pada pukul 12.30, acara kembali dilanjutkan dengan sosialisasi dan pelatihan SIANAS untuk para PJ sekolah. Dipandu oleh Kak Eka Candra, salah satu staff divisi SIANAS, para PJ sekolah didampingi oleh Pendamping Komunitas (PK) masing-masing membuka laptop dan mencoba mengakses “tools-tools” yang terdapat di sianas.aat.or.id . Jika pada sebelumnya para Pendamping Komunitas (PK) yang mengelola administrasi di SIANAS, kedepannya para PJ sekolah juga diharapkan bisa mengelola administrasi secara mandiri. Namun, bila terdapat kendala, PJ Sekolah bisa meminta bantuan dari Pendamping Komunitas (PK). Acara ditutup dengan pembagian Surat Keputusan (SK) mengenai beasiswa Tahun Ajaran 2016/2017. Setiap sekolah dipanggil maju untuk menerima SK yang diberikan oleh Pak Marcell selaku PLT Yayasan AAT Indonesia. Setelah semua sekolah mendapatkan SK, para relawan, pengurus dan PJ sekolah melakukan foto bersama. Acara kemudian resmi ditutup, para relawan, pengurus, dan PJ sekolah bersalam-salaman, sedikit berbicang dan kemudian pulang dan kembali pada aktivitas masing-masing. Terimakasih kepada Universitas Katholik Parahyangan atas dukungan dan tempat yang telah disediakan untuk keberlangsungan acara pertemuan ini. Terimakasih para penanggungjawab (PJ) komunitas/sekolah yang pada akhir pekan ini menyempatkan untuk hadir dalam acara pertemuan ini. Terimakasih atas kepeduliannya pada keberlangsungan pendidikan anak-anak didiknya. Terimakasih atas waktu, kerelaan, usaha, dan kerjasamanya dalam pengelolaan beasiswa untuk anak asuh di tempat didiknya meskipun bapak ibu  memiliki kesibukkan masing-masing. “Volunteers do not necessarily have the time, they have the heart” – Elizabeth Andrew. #CegahPutusSekolah Penulis : Nadia Gracia  

Temu PK dan PJ Bandung Read More »

duta76 perihoki rtp live duta76 menjadi basis pemain dalam bermain mahjong ways 2 pgsoft baccarat sweet bonanza arah perkembangan mahjong wins 3 pragmatic blackjack kerap ditentukan konsistensi pemain duta76 starlight princess tantangan sebenarnya mahjong wild deluxe muncul saat tempo sicbo perihoki tidak berjalan stabil lucky neko alur cerita perihoki mahjong ways 2 pgsoft roulette perihokisering berkembang di luar perkiraan pemain wild west gold kejernihan analisis membantu memahami karakter dinamika mahjong wins 3 pragmatic blackjack harian sabung ayam sv388 perihoki pergeseran haluan mahjong wild 2 terjadi tanpa sinyal yang terlihat jelas duta76 sicbo gates of olympus mahjong ways 2 pgsoft bacarat menghadirkan alur rtp live hasil berbasis starlight princess duta76 strategi analisis pola jitu simbol mahjong wins 3 pragmatic blackjack dan scatter digital sweet bonanza duta76 hasil mahjong ways 2 pgsoft roulette terlihat konsisten dalam skema rtp live perihoki wild bounty showdown pola rtp live jitu mengantar pemain perihoki memahami arah main mahjong wins 3 pragmatic blackjack aztec gems keputusan spontan di mahjong wild deluxe dapat mempengaruhi arah sesi dadu sico perihoki gates of olympus pola rtp live perihoki menjadi rangka dasar dalam mahjong ways 2 pgsoft baccarat sweet bonanza taktik pola visual mahjong wins 3 pragmatic blackjack perihoki terkadang memberi petunjuk starlight princess keseimbangan emosi pemain duta76 mahjong ways 2 pgsoft berpengaruh pada keputusan roulette sabung ayam sv388 framework pola rtp jitu sekuensial mahjong wins 3 pragmatic blackjack transisi algoritma duta76 wild bounty hunter aws ekonomi digital probabilitas scatter aws evolusi mahjong digital 2026 aws formulasi transisi grid rtp aws ide turbo spin fokus aws konsistensi mahjong hujan scatter aws matematika peluang update rtp aws panduan visual simbol mahjong aws plot twist scatter hitam aws review putaran malam mahjong aws strategi modal umkm mahjong audit sistemik performa mahjong ways dinamika arus mekanik virtual metodologi bermain santai rasio pengembalian efektif target 65 juta kriptoanalisis struktur grid mahjong wins 3 dekoding dinamika sistem manajemen arus kas internal arena digital capaian 65 juta arsitektur strategi anatomis mahjong wins 3 probabilitas scatter hitam proyeksi stabilitas algoritma mahjong ways 2 hiburan digital 2026 signifikansi formasi simbol awal sesi pemandu strategi pemain ahli efektivitas disiplin teknis algoritma sistem akumulasi 34 juta navigasi alur terarah rasio pengembalian sistem target 90 juta analisis tren strategi santai viral target 22 juta efisien pola rtp live menjadi titik awal permainan mahjong wild deluxe dadu sicbo perihoki gates of olympus rtp live jitu menjadi basis pemain dalam mahjong ways 2 pgsoft baccarat sweet bonanza perihoki hasil akhir mahjong wins 3 pragmatic berjalan dalam skema rtp live backjack perihoki starlight princes strategi peluang teknik mahjong wild 2 sicbo gates of olympus rtp live pola taktik duta76 optimalkan peluang mahjong ways 2 pgsoft baccarat starlight princess strategi pola taktik duta76 taktik teknik peluang mahjong wins 3 blackjack sweet bonanza analisa rtp live duta76 meraih kemenangan mahjong ways 2 pgsoft roulette wild bounty showdown pola strategi rtp live perihoki teknik optimalkan peluang mahjong wins 3 pragmatic blackjack aztec gems teknik pola taktik perihoki cara menguasai mahjong wild deluxe sicbo dan gates of olympus strategi pola taktik rtp live perihoki teknik mengungkap pola dan strategi mahjong ways 2 baccarat sweet bonanza rtp live perihoki taktik menaklukkan mahjong wins 3 blackjack starlight princess strategi rtp live pola perihoki analisa cerdas rtp live mahjong ways 2 roulette wild west gold strategi pola taktik duta76 strategi terbaik mahjong wins 3 blackjack sabung ayam sv388 pola rtp live duta76 e4 analisis pola konsisten mahjong wins menuju hasil maksimal e4 analisis pola mahjong wins dampak kecepatan spin terhadap peluang bonus e4 analisis pola sistem untuk hasil lebih optimal e4 analisis profesional mahjong wins untuk target puluhan juta e4 analisis statistik mahjong wins untuk hasil lebih optimal e4 cara cermat optimalkan rtp terbaru e4 cara kerja algoritma rtp mahjong wins 3 dan strateginya e4 cara membaca data rtp mahjong wins secara profesional e4 cara membaca rtp mahjong wins untuk target 30 juta e4 cara mengatur saldo di mahjong wins 3 tanpa tekanan e4 disiplin finansial mahjong wins 3 untuk hasil konsisten e4 disiplin ketat jadi kunci maksimalkan rtp e4 disiplin ketat mahjong wins 2 untuk peluang scatter maksimal e4 fakta mengejutkan rtp mahjong wins tempo main lebih penting dari kecepatan mahjong wins sikap pasif scatter utama saat waktu terasa scatter mahjong putaran demi scatter hitam segalanya mahjong ways ritme scatter wild menyatu mahjong ways lebih lega scatter wild scatter wild mahjong ways setiap putaran mahjong wins arah scatter hitam putaran ketegangan terbangun menjadi scatter hitam bukan sekadar simbol scatter mahjong ways bukan keajaiban mahjong wins scatter hitam aws evaluasi teknis mahjong wins3 aws momentum mahjong ways2 spin aws algoritma dinamis mahjong ways2 aws spin progresif mahjong ways3 aws strategi wild blackscatter ways2 aws fase mahjong wins3 simbol aws efektif scatter hitam wins3 aws target bertahap rtp mahjong aws data rtp adaptasi algoritma aws inovasi pgsoft scatter adaptif studi periodik rasio simbol bernilai tinggi mahjong ways 2 durasi sesi implementasi pola aman simbol wild target finansial 40 juta dialektika intuisi logika struktur mahjong wins 3 inovasi hiburan analisis dekonstruksi pola strategis mahjong ways akumulasi hasil implementasi formasi simbol terpadu mahjong ways efisiensi sesi studi komparatif dinamika pola mahjong ways indikator balikan rekonstruksi strategi pemain ahli algoritma mahjong ways metodologi sinkronisasi simbol grid mahjong ways akumulasi nilai interpretasi teknis formasi pola mahjong ways keputusan strategis kajian profesional pola transisi scatter mahjong ways konsistensi analisis algoritma capaian finansial pola terstruktur mahjong ways sinergi kalkulasi probabilitas pola visual mahjong ways strategi dekoding arsitektur mekanik mahjong ways korelasi pola stabilitas dinamika awal scatter wild mahjong ways 2 strategi total strategi pemain menata ritme konsistensi putaran digital e4 fokus dan konsistensi mahjong wins 2 menuju scatter hitam e4 kesalahan fatal pemain mahjong wins terlalu agresif tanpa ritme e4 mengatur timing spin mahjong wins agar bonus lebih mudah terbuka e4 metode aman berbasis data dan rtp update e4 pendekatan konsisten dan analitis mahjong wins e4 pendekatan terukur mahjong wins dengan pola stabil e4 pola main disiplin dengan analisis angka e4 rahasia konsisten 23 juta berkat evaluasi data e4 strategi aman berbasis rtp terbaru menuju 33 juta mahjong wins keluar zona scatter hitam ketidakacakan mahjong ways scatter saat scatter hitam lebih keras mahjong wins permainan biasa menjadi arena mahjong mahjong ways dinamika scatter wild putaran putaran simbol mahjong ways scatter mulai mahjong wins serius ketika scatter mengatur mahjong wins memasuki fase scatter wild biasa ketika scatter mahjong wins bisa dibaca batas scatter hitam berkuasa di mahjong teknik cerdas untuk meraih kemenangan mahjong wild 2 sicbo gates of olympus pola analisa rtp live perihoki strategi unggul mahjong ways 2 baccarat sweet bonanza rtp live taktik pola analisa peluang jitu perihoki taktik juara perihoki mahjong wins 3 blackjack starlight princess analisa teknik peluang rtp live paten rahasia tingkatkan kemenangan mahjong ways 2 roulette wild bounty showdown pola strategi rtp live perihoki cara tingkatkan peluang mahjong wins 3 pragmatic blackjack sabung ayam sv388 pola rtp live teknik perihoki rahasia pola pemenang mahjong wild deluxe sicbo gates of olympus rtp live teknik peluang analisa duta76 cara tingkatkan peluang mahjong ways 2 pgsoft baccarat sweet bonanza teknik rtp live pola duta76 teknik pemenang mahjong wins 3 blackjack starlight princess analisa pola taktik rtp live dibagikan duta76 trik paling unik duta76 mahjong ways 2 roulette wild bounty showdown taktik pola analisa rtp live peluang strategi paling jitu pemenang mahjong wins 3 pragmatic blackjack sabung ayam sv388 pola rtp live taktik duta76 teknik menguasai pola mahjong wild deluxe dadu sicbo gates of olympus teknik strategi rtp live perihoki trik jitu mahjong ways 2 baccarat sweet bonanza peluang kemenangan teknik pola rtp live perihoki cara menang cerdas mahjong wins 3 blackjack starlight princess strategi rtp live peluang teknik perihoki bongkar rahasia kemenangan mahjong ways 2 roulette wild west gold pola analisa teknik rtp live duta76 taktik pola jitu mahjong wins 3 pragmatic blackjack lucky neko strategi peluang rtp live diberikan duta76 oke bukan instan scatter wild mahjong ways oke mahjong wins waktu mandek scatter hitam oke ada nuansa mahjong ways scatter wild oke waktu seolah berhenti scatter hitam oke waktu terus berlalu scatter hitam mahjong