Hadi Santono

Selamat Idul Fitri dan HUT AAT ke-12

Yth. Bapak/Ibu Sahabat AAT terkasih, Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) disebutkan bahwa angka kemiskinan di Indonesia pada Maret 2013 mencapai 28,07 juta (11,37%). Ini adalah fakta statistik untuk menjadi acuan sekaligus memberi gambaran betapa kemiskinan masih betah bercokol di negeri ini. Kemiskinan merupakan faktor yang masih menjadi problem untuk dibenahi. Dalam kerangka pendidikan, kemiskinan selalu menjadi penghalang bahkan momok untuk mewujudkan misi pemerataan pendidikan. Sampai sekarang, diskriminasi pendidikan antara si kaya dan si miskin seakan masih selalu ada. Selain angka kemiskinan yang masih tinggi bercokol, fakta semakin mahalnya biaya pendidikan tidak bisa dielakkan. Menurut Laporan UNICEF Tahun 2012, 2,5 juta anak usia 7-15 tahun tidak bersekolah. Anak-anak dari keluarga miskin berkemungkinan 4 kali lebih besar untuk putus sekolah dibandingkan dengan anak-anak dari keluarga kaya. Padahal, pendidikan adalah senjata canggih pemutus rantai kemiskinan. Dua belas tahun yang lalu, Anak-anak Terang bermula dari sebuah gerakan kecil diinisiasi oleh sekelompok ibu yang peduli terhadap kelangsungan pendidikan formal untuk anak-anak di Kampung Jembatan, Cipinang, Jakarta. AAT berkembang, mulai dari sebuah komunitas dunia maya dengan komunikasi lewat mailing list hingga menjadi sebuah yayasan berbadan hukum. AAT bertolak dari 25 anak asuh, hingga menjadi ribuan anak asuh setiap tahunnya di seluruh Indonesia. Donatur-donatur AAT yang pada awalnya merupakan teman-teman dekat atau keluarga, sekarang menjadi ribuan partisipan dari berbagai daerah bahkan menembus batas negara. Tercatat beberapa donatur berdomisili di Singapura, Perancis, Hongkong, Amerika Serikat, Afrika Selatan, Jerman, Belgia, Belanda, Qatar hingga Australia. Sebuah perkembangan yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya. Di dalam AAT, kami melayani tanpa membedakan agama, suku, dan golongan. Baik dari sisi donatur maupun anak asuh, kesemuanya berasal dari berbagai agama, suku, serta golongan tanpa adanya perbedaan perlakuan. Para relawan, pendamping, pembimbing, serta penanggung jawab AAT yang secara keseluruhan berjumlah ratusan, mereka bekerja dengan tulus hati untuk melayani proses pemberian beasiswa untuk anak-anak asuh. Semua ini dikerjakan secara sukarela, tanpa menerima gaji/honorarium sama sekali. Luar biasa bukan ? Sebuah kerelaan yang semakin langka di bumi Indonesia, di saat orang-orang berlomba-lomba mengejar keuntungan bagi diri sendiri. Setiap pribadi yang berkarya di AAT adalah pemain kunci, tidak ada pemain cadangan! Entah sekecil apapun talenta yang diberikan, semuanya memegang peran penting dan mewarnai karya AAT. Bapak/Ibu terkasih, karya pelayanan AAT belumlah selesai. Masih banyak yang harus kita kerjakan bersama-sama. Saat ini masih terdapat ratusan anak asuh yang belum mendapatkan donatur. Mari kita mengajak segenap sahabat, keluarga dan handai taulan untuk ikut ambil bagian. Bersamaan dengan usainya Ramadhan tahun ini, menyongsong hari kemenangan, dan juga ulang tahun AAT yang ke-12 (1 Agustus 2002 – 1 Agustus 2014), atas nama segenap Anak Asuh, Pengurus, Relawan, Pembimbing dan Pendamping AAT, kami mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal ‘Aidin wal-Faizin. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H bagi seluruh sahabat yang merayakan, sekaligus Selamat Ulang Tahun Anak-anak Terang ke-12.   Salam,   Hadi Santono Ketua Yayasan AAT Indonesia   [qrcode content=”https://aat.or.id/selamat-idul-fitri-dan-hut-aat-ke-12″ size=”175″]  

Selamat Idul Fitri dan HUT AAT ke-12 Read More »

Penandatanganan MoU AAT dan AKIN

“Anak Asuh Perguruan Tinggi adalah bagian integral dari AAT. Keberadaannya di AAT bukan sekedar untuk mendapatkan dana atau bantuan uang kuliah dan yang lainnya. Dengan penuh semangat, mereka mengambil bagian dalam pelayanan AAT, terutama dalam bidang administrasi. Di masa depan, mereka diharapkan menjadi penerus karya AAT. Oleh karena itu, kiranya tidak berlebihan kalau anak-anak asuh yang saat ini berada di Perguruan Tinggi merupakan masa kini dan masa depan AAT “(Rm. Ag. Agus Widodo, Pr.) Dalam pelayanan Beasiswa AAT, para penerima beasiswa AAT tingkat perguruan tinggi adalah ujung tombak pelayanan. Bersama dengan para relawan mahasiswa lainnya, mereka bertugas sebagai Staff Administrasi Beasiswa AAT dan menjadi Pendamping Komunitas (PK) bagi 132 sekolah/komunitas. Mereka mengelola 6 Sekretariat Beasiswa AAT, 1.126 donatur, dan 2.672 anak asuh di seluruh Indonesia. Mereka berada di Sekretariat AAT di Yogyakarta, Semarang, Purwokerto, Madiun, Malang dan Pontianak Program Beasiswa Anak-Anak Terang tingkat Perguruan Tinggi ini dijalankan oleh AAT sejak tahun akademik 2011/2012, bertujuan untuk memotivasi anak asuh agar menjadi calon pemimpin masa depan yang memiliki karakter yang kuat dan memiliki kompetensi yang baik, sehingga mampu untuk terus meningkatkan prestasinya. Program Beasiswa Anak-Anak Terang tingkat Perguruan Tinggi telah meluluskan 4 orang. Alumni dari program ini terus berkembang bersama AAT hingga sekarang. Mereka meniti karir di perusahaan-perusahaan ternama dan menyisihkan sebagian penghasilannya untuk menjadi donatur bagi adik-adik asuh di AAT. Tahun Ajaran 2013/2014, AAT memiliki anak asuh Perguruan Tinggi sejumlah 36 orang yang tersebar di 7 Perguruan Tinggi di Yogyakarta, Semarang, Madiun dan Purwokerto. Alokasi dana beasiswa untuk Perguruan Tinggi pada tahun ini hanya sebesar Rp 233.290.000 atau sebesar 13,91%. Jumlah yang masih sangat kurang dibandingkan dengan kebutuhan Staff Administrasi untuk melayani ribuan donatur dan anak asuh. Untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak yang tidak mampu namun memiliki kemampuan akademis yang baik untuk mengenyam pendidikan tinggi, AAT menjalin kerjasama dengan AKADEMI KIMIA INDUSTRI (AKIN) SANTO PAULUS SEMARANG. Perjanjian kerjasama ini ditandatangani oleh Hadi Santono (Ketua Yayasan AAT Indonesia) dan Herman Yoseph Sriyana, S.Pd., MT. (Direktur AKIN Santo Paulus Semarang) disaksikan oleh Christianus Widya Utomo (Sekretaris Yayasan AAT Indonesia) dan Drs. T.A. Bambang Irawan, MT. (Pembantu Direktur AKIN Santo Paulus Semarang). Pada kesempatan itu juga Romo A.G Luhur Prihadi, Pr. sebagai Pastor Kepala Paroki Katedral dan Vikaris Episkopalis Semarang berkenan memberikan kata sambutan pada acara tersebut.   Secara umum, isi MoU AAT dengan AKIN Santo Paulus adalah mengenai kerjasama pemberian beasiswa kepada mahasiswa AKIN Santo Paulus dan kerjasama pengelolaan Sekretariat Beasiswa AAT Semarang yang beralamat di SMK Kimia Industri Theresiana, Jalan Pleburan No. 12 Semarang. Sri Sutanti, salah satu Dosen AKIN Santo Paulus Semarang berpendapat, “MoU AAT dengan AKIN Santo Paulus merupakan kerjasama yang baik. Siswa jadi punya kesempatan yang sama untuk belajar. Harapannya ke depan, beasiswa ini bisa lanjut terus dan anak-anak bisa mempertahankan prestasinya”. Senada dengan Sri Sutanti, Br. Konrad, CSA, Ketua Yayasan Santo Paulus Semarang berpendapat, “Senang ya bisa bekerja sama dengan AAT. Kerjasama ini bisa membantu mahasiswa AKIN yang kebanyakan berasal dari kelas ekonomi menengah ke bawah. Selain itu MoU ini juga merupakan media promosi bagi AKIN untuk para mahasiswa baru. Ke depannya, diharapkan pelayanan AAT dan AKIN di bidang pendidikan bisa makin meningkat dan berkualitas”. Elisabeth Lies Endjang, Bendahara AAT mewakili para pengurus AAT pada kesempatan tersebut menyatakan, “Bagus sekali, kesempatan anak-anak untuk kuliah jadi banyak. Apalagi anak-anak di sini banyak yang latar belakangnya dari keluarga tidak mampu. Dari hal-hal kecil seperti ini, dengan memberi kesempatan pada anak-anak untuk belajar ke jenjang yang lebih tinggi, kita membantu negara untuk mengentaskan kemiskinan. Hal ini dilakukan dengan bantuan dari orang-orang yang mampu. Dengan membuat anak-anak ini mampu untuk menolong dirinya sendiri, maka di masa depan ia akan mampu untuk menolong negaranya. Selain itu anak juga diharapkan selalu bersyukur dengan mengoptimalkan (potensi) apa yang ada pada dirinya. Tuhan Maha Kuasa” Acara Penandatanganan MoU AAT dan AKIN Santo Paulus Semarang juga diisi dengan Sosialisasi Beasiswa AAT kepada beberapa Kepala Sekolah di Semarang. Aloysius Sudarno, Kepala Sekolah SMP Agustinus Semarang menyatakan, “Menurut saya bagus ya, adanya MoU ini amat sangat membantu mahasiswa kelas menengah ke bawah. Apalagi dari sekolah kami yang bisa dibilang sekolah pinggiran, untuk masuk ke perguruan tinggi akan sangat kesulitan biaya. Namun dengan masuk AKIN, anak-anak bisa lulus dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama lalu sudah bisa bekerja. Harapannya kerjasama ini bisa meluas dan tidak hanya di AKIN saja”. Penandatanganan MoU juga dihadiri oleh Donatur AAT. Emilda Handayani, salah seorang donatur AAT menyampaikan, “Saya sebenarnya baru mengenal AAT ya. Menurut saya MoU antara AKIN dan AAT ini bagus karena kampus bisa lebih tahu performa mahasiswa dan pengelolaan beasiswa secara administratif juga menjadi lebih mudah dan teratur. Harapan kami bahwa dana yang terkumpul oleh AAT ini bisa digunakan dengan lebih maksimal dan tepat pada sasaran”.     Diliput oleh : Hadi Santono Ikka Marissa Roberta   [qrcode content=”https://aat.or.id/penandatanganan-mou-aat-dan-akin” size=”175″]  

Penandatanganan MoU AAT dan AKIN Read More »

duta76 perihoki aws algoritma profit wisata viral aws analisis scatter hitam mahjong aws atur ritme putaran mahjong aws kecepatan spin fokus keputusan aws panduan fase mahjong ways mahjong wild 2 memperlihatkan hasil berdasarkan dadu sicbo kerangka rtp live gates of olympus duta76 rtp live duta76 menjadi basis pemain dalam bermain mahjong ways 2 pgsoft baccarat sweet bonanza arah perkembangan mahjong wins 3 pragmatic blackjack kerap ditentukan konsistensi pemain duta76 starlight princess tantangan sebenarnya mahjong wild deluxe muncul saat tempo sicbo perihoki tidak berjalan stabil lucky neko alur cerita perihoki mahjong ways 2 pgsoft roulette perihokisering berkembang di luar perkiraan pemain wild west gold kejernihan analisis membantu memahami karakter dinamika mahjong wins 3 pragmatic blackjack harian sabung ayam sv388 perihoki pergeseran haluan mahjong wild 2 terjadi tanpa sinyal yang terlihat jelas duta76 sicbo gates of olympus mahjong ways 2 pgsoft bacarat menghadirkan alur rtp live hasil berbasis starlight princess duta76 strategi analisis pola jitu simbol mahjong wins 3 pragmatic blackjack dan scatter digital sweet bonanza duta76 hasil mahjong ways 2 pgsoft roulette terlihat konsisten dalam skema rtp live perihoki wild bounty showdown pola rtp live jitu mengantar pemain perihoki memahami arah main mahjong wins 3 pragmatic blackjack aztec gems keputusan spontan di mahjong wild deluxe dapat mempengaruhi arah sesi dadu sico perihoki gates of olympus pola rtp live perihoki menjadi rangka dasar dalam mahjong ways 2 pgsoft baccarat sweet bonanza taktik pola visual mahjong wins 3 pragmatic blackjack perihoki terkadang memberi petunjuk starlight princess keseimbangan emosi pemain duta76 mahjong ways 2 pgsoft berpengaruh pada keputusan roulette sabung ayam sv388 framework pola rtp jitu sekuensial mahjong wins 3 pragmatic blackjack transisi algoritma duta76 wild bounty hunter aws ekonomi digital probabilitas scatter aws evolusi mahjong digital 2026 aws formulasi transisi grid rtp aws ide turbo spin fokus aws konsistensi mahjong hujan scatter aws matematika peluang update rtp aws panduan visual simbol mahjong aws plot twist scatter hitam aws review putaran malam mahjong aws strategi modal umkm mahjong