AAT Tribun Jateng

Komunitas Anak Anak Terang Semarang Menjadi Pelita Bagi Siswa Kurang Mampu

AAT Tribun Jateng

TRIBUNJATENG.COM — Secercah cahaya pelita mulai mengikis suram yang menyelimuti lorong. Langkah-langkah yang tadinya terhenti akibat gelap, bisa bergerak lincah seiring terang yang mulai sempurna. Kondisi ini seolah tepat menggambarkan anak-anak kurang mampu yang bisa melanjutkan pendidikan tanpa mengkhawatirkan biaya setelah dibantu Komunitas Anak Anak Terang (AAT) Semarang.

“Komunitas ini fokus pada pendidikan anak-anak kurang mampu. Jangan sampai kondisi ekonomi yang lemah membatasi mereka mendapat pendidikan,” ujar Koordinator AAT Semarang, Meita.

Menurut Meita, AAT Semarang yang terbentuk 2013 merupakan kepanjangan tangan AAT Indonesia di Jakarta yang dirintis sejak 2002. Selain semarang, AAT juga terbentuk di Padang, Pontianak, Bandung, Purworejo, Yogyakarta, Malang, serta Madiun.

Adalah Maria Irewati Sophina yang menggagas komunitas tersebut. Merasa tak mampu mengatasi sendiri masalah finansial bidang pendidikan anak-anak kurang mampu ini, Maria menggandeng relasi yang punya niatan sama membentuk satu kelompok yang akhirnya menjadi cikal bakal AAT Indonesia.

Di Semarang, Meita menyebut, ada 35 anggota yang mereka sebut relawan. “Tugas relawan adalah menjadi jembatan antara donatur dan anak-anak yang membutuhkan bantuan. Relawan ini juga berperan mendampingi anak-anak yang masuk dalam asuhan AAT,” jelas dia.

Meita mengatakan, donasi yang diterima dari donatur tak diwujudkan dalam bentuk barang atau uang tetapi beasiswa. Sekolah tempat anak-anak kurang mampu itu belajar, memberikan informasi identitas mereka.

Selanjutnya, relawan turun ke lapangan, melakukan survey dan observasi mengenai kebutuhan setiap anak. Data ini selanjutnya dimasukkan dalam database yang disebut Sistem Anak Asuh (Sianas) yang dibagikan kepada donatur yang ingin memberi bantuan.

“Donatur boleh memilih anak yang akan dibantu. Mereka tidak menyerangkan secara langsung beasiswa tetapi melalui penanggungjawab atau dalam hal ini sekolah. Besarannya beragam, mulai Rp 50 ribu untuk SD, Rp 75 ribu untuk SMP dan Rp 100 ribu untuk SMA. Tergantung kebutuhan dan kondisi anak,” ungkapnya.

Sampai saat ini, Meita mengungkap, ada 6.000 anak dari keluarga kurang mampu di Indonesia yang mendapat bantuan dari AAT Indonesi dan tujuh daerah lain.

Savio Galih, koordinator sekretariat AAT Semarang mengatakan, AAT mengjangkau anak-anak kurang mampu mulai Pati, Temanggung, juga Weleri di Kendal. Ada juga anak-anak di wilayah Indonesia Timur, satu di antaranya Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Sesuai namanya, kami sebagai relawan dan anggota AAT punya misi memberi terang layaknya pelita, menuntun anak-anak yang kekurangan agar bisa mendapat pendidikan formal yang baik dan jauh lebih baik setelahnya,” ucap Savio.

Semangat membantu mereka yang membutuhkan menjadi alasan Savio bergabung di AAT Semarang sejak 2013. Dia pun senang, di komunitas yang memiliki anggota dari berbagai latar belakang tersebut, setiap anggota saling menguatkan.

“Yang bikin betah, kepedulian anggota tinggi. Tak hanya pada anak-anak yang dibantu tetapi juga antar anggota. Apalagi, isinya (anggotanya), mayoritas anak-anak muda yang punya semarang tinggi,” ujarnya.

Ia berharap, gerakan orangtua asuh yang sudah dirintis AAT ini dapat menjangkiti lebih banyak orang sehingga akan lebih banyak anak-anak kurang mampu yang terjangkau.

“Saya sedang dan terus membangun jejaring ke banyak teman-teman muda lain untuk gabung ke AAT. Kalau dulu anggota AAT masih terbatas mahasiswa satu perguruan tinggi, sekarang sudah makin meluas dari berbagai kampus. Harapannya, bisa lebih luas dan banyak lagi menjangkau anak-anak yang membutuhkan,” harap Savio.

Harus Terus Bangun Relasi

Christ Widya Utomo, Sekjen AAT Indonesia menjelaskan sebagai komunitas yang fokus pada kegiatan sosial, Anak Anak Terang berkembang cukup baik dan konsisten. Meski begitu, harus lebih berkembang dalam menyebarkan virus gerakan orangtua asuh bagi anak-anak kurang mampu.

“Yang perlu diperhatikan, di antaranya, membangun jejaring dengan komunitas sosial lain agar misi yang ingin dicapai AAT terpenuhi secara berkesinambungan. Semisal, menjalin kerjasama dengan komunitas yang bisa mewadahi Anak Anak asuh AAT mendapat pekerjaan selepas sekolah. Sehingga, anak anak asuh ini nantin tidak hanya sekadar dibantu hingga sekolah lulus lalu selesai, tetapi juga kalau bisa diarahkan untuk bisa mendapatkan pekerjaan di kemudian hari supaya bisa menghidupi dirinya sendiri pada akhirnya,” ujarnya.

Membangun relasi ini harus telaten, apalagi di Semarang tak sedikit juga komunitas yang punya kegiatan sama dengan AAT. Nah kenapa tidak ini disatukan bergerak bersama.

Di internal komunitas, untuk menjaga tetap solid, perlu selalu menjaga hubungan dan komunikasi supaya tetap semangat menghadapi tantangan organisasi. Manfaatkan teknologi seperti media sosial untuk menjaga komunikasi antar anggota bisa dengan buat grup diskusi bersama.

Selain itu juga bisa lakukan kopdar secara berkala agar sesama anggota bisa saling lebih mengenal lagi. Sebab tanpa bisa membangun suasana yang akrab di dalam komunitas tentu akan menjadi tidak nyaman bagi siapapun, nah ini yang harus dipelihara terus. (gon)

Sumber : Tribun Jateng

duta76 perihoki duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 stc76 perihoki perihoki cakar76 cakar76 perihoki teknik baca grafik volatilitas pragmatic sinkronisasi jam main analis profesional bedah mekanik wild bounty showdown framework manajemen risiko sesi panjang psikologi fitur tumble pergerakan simbol dialektika rtp vs hit rate digital studi kasus starlight princess 1000 masa depan algoritma hiburan digital 2026 audit mandiri evaluasi strategi bermain analisis mekanik scatter hitam mahjong wins dinamika pengali mahjong ways 2 sinyal transisi sesi mahjong wins struktur probabilitas mahjong ways evolusi engine scatter hitam 2026 aws algoritma mahjong ways fluktuasi simbol teknis aws cara ukur efisiensi pola mahjong aws integrasi otomatis manual mahjong ways aws kalibrasi strategi mahjong wild rtp gates olympus aws kalkulasi rtp mahjong wins tiga teknis aws observasi teknis simbol mahjong wins aws pola trik rtp mahjong ways aws strategi awet mahjong black scatter aws tren dominasi fitur black scatter aws trik pola naga emas mahjong review lengkap fitur mahjong wild deluxe ketegangan dadu sicbo keajaiban gates of olympus teknik profesi pola transformasi mahjong ways 2 pgsoft sistem taruhan roulette sticky wild west gold alasan mahjong wins 3 pragmatic blackjack sugar rush menjadi game viral platform sv388 terbaru aws analisis jam hoki rtp olympus aws era multiplier turbo starlight olympus aws fase transisi mahjong pgsoft algoritma aws komputasi data rtp mahjong ways aws mitos fakta jam hoki olympus aws momentum scatter merah mahjong ways aws rekapitulasi data log mahjong ways aws rotasi fitur captains bounty analisis aws strategi transparan rtp starlight princess aws visual turbo lucky neko starlight aws analisis komparatif rtp pgsoft global aws arsitektur mekanik mahjong wins analis aws bocoran rtp live mahjong hari ini aws interkoneksi sistem money train2 presisi aws karakter pola server optimal mahjong aws latensi jaringan rtp mahjong ways aws observasi longitudinal rtp mahjong aws observasi realtime dragon tiger dinamis aws pendekatan ilmiah mahjong digital presisi aws pendekatan sistematis mahjong kombinasi strategi masterclass bedah algoritma mahjong wild deluxe rumus dadu sicbo pola petir gates of olympus teknik rahasia pro player ritme taruhan mahjong ways 2 strategi baccarat multiplier starlight princess panduan manajemen saldo taruhan mahjong wins 3 pramgatic teknik martingale blackjack sweet bonanza logika scatter hitam mahjong wins analisis algoritma mahjong ways 2 dinamika frame emas mahjong ways misteri frekuensi scatter hitam komparatif mahjong wins vs ways navigasi sesi stabil mahjong ways transformasi intensitas tumble mahjong probabilitas scatter hitam 2026 pengaruh latensi server mahjong ways evaluasi mekanik mahjong wins