Relawan

Sepaket Kisah Siswa SMA Bruderan

KUNJUNGAN PERDANA ke SMA Bruderan di Purworejo adalah misi pertama dari Anak Anak Terang (AAT) untuk saya dan teman-teman. SMA Bruderan bukanlah sekolah yang buruk jika dilihat dari fisik bangunan serta fasilitasnya. Dari pandangan pertama, dapat disimpulkan bahwa sekolah tersebut memiliki administrasi persekolahan yang teratur dan tersusun rapi. Namun tetaplah, bahwa di dunia tidak ada yang sempurna. SMA Bruderan Purworejo memiliki 460 murid. Terdiri dari 116 siswa kelas X, 150 siswa kelas XI, dan 194 siswa kelas XII. Dari tahun ke tahun jumlah siswa yang ingin mengenyam pendidikan di sana selalu berkurang. Hal ini disebabkan karena masyarakat Purworejo mempunyai mindset bahwa pendidikan di SMA Bruderan cukup mahal, serta tidak sesuai dengan kondisi keuangan para orang tua siswa yang rata- rata adalah kelas ekonomi prasejahtera. Selain itu, banyak pola pikir masyarakat yang lebih tertarik menyekolahkan anaknya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sebabnya, lulusan SMK siap kerja tanpa harus meneruskan ke perguruan tinggi. Ketika datang ke sekolah tersebut, langsung kami disambut oleh para siswa calon penerima beasiswa AAT yang sedari tadi duduk manis menunggu untuk diwawancarai. Wawancara kami dengan calon anak asuh adalah salah satu syarat pengajuan beasiswa AAT. Mereka berjumlah 12 orang anak. Anak-anak tersebut sudah melewati seleksi ketat dari sekolah guna membuktikan bahwa mereka masuk dalam kriteria siswa yang harus dibantu karena kesulitan ekonomi.   Awalnya kami mulai dengan pembukaan, yaitu perkenalan AAT. Sesi berikutnya adalah wawancara. Saya, Fera dan Dita segera mempersiapkan diri. Kami membagi tugas sama rata; setiap orang akan mendapatkan 4 orang anak untuk diwawancarai. Melihat anak-anak yang begitu baik dan manis yang sedang duduk di hadapan kami untuk menceritakan kehidupan mereka sehari-hari, membuat saya tak percaya bahwa ternyata di balik senyum manis, tersimpan banyak duka serta tekanan batin. Mereka menangis saat menceritakan keluarga, menceritakan tentang perjuangan untuk datang ke sekolah dengan berjalan kaki sejauh 5 km dari rumah, menceritakan bagaimana mereka terkadang tidak bisa makan sebab sudah tak lagi memiliki uang untuk membeli makanan, tentang orang tua mereka yang sebagian harus berhutang pada para tetangga demi makanan untuk dimakan pada hari itu. Dari 12 siswa SMA Bruderan Purworejo yang kami wawancarai, sebagian besar hanya memiliki orang tua tunggal. Salah satu dari mereka bernama Darmanto. Ia menceritakan kronologi tentang ayahnya yang meninggal. Ayah Darmanto gantung diri di sumur dekat rumahnya sepulang dari sawah. Cerita lain yang menyedihkan terdengar pula saat seorang anak bertutur bagaimana ayahnya yang ringan tangan sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Baik kekerasan pada pada dirinya atau pada kakak-kakaknya. Ia sendiri adalah anak ke 12 dari 13 bersaudara. Ia bercerita bagaimana kaki kakaknya pernah ditusuk dengan garpu oleh ayah. Sekarang sang ayah telah mendapatkan teguran dari Tuhan sejak beberapa bulan lalu lewat penyakit stroke. Sang ayah tidak lagi dapat menjadi tumpuan keluarga. Kami bertanya,” Setelah sakit stroke, ayah tidak pernah memukul lagi?” ”Masih Kak. Kemarin saya habis dipukul pakai tangan kiri.” celetuknya polos.   BANYAK CERITA dari kehidupan anak-anak ini. Namun tanpa terasa, waktu sudah menunjukan pukul 13.00. Wawancara kami pun selesai. Sedikit waktu kosong selepas wawancara kami gunakan untuk bercerita layaknya kawan pada mereka. Baik tentang Facebook maupun media yang bisa kami gunakan agar tetap bisa berkomunikasi. Kami santap juga makanan yang disediakan sekolah. Senangnya kami bisa nyuapin mereka yang tentu saja disambut tawa malu layaknya anak yang sudah beranjak remaja. Makan bersama-sama dengan adik-adik menjadikan kami lebih akrab. Akhir dari cerita di SMA Bruderan adalah foto di aula dan area sekolah bersama anak-anak dan Pak Suhadi selaku Penanggung Jawab. Foto ini berguna sebagai kenangan, dokumentasi, sekaligus untuk laporan orang tua asuh. Itulah penutup perjalanan misi kami di SMA yang berada dalam satu lingkungan dengan Gereja Santa Perawan Maria Purworejo. Misi kami akhirnya selesai dengan meninggalkan banyak cerita dan pengalaman berharga tentang sepaket kisah hidup yang sangat luar biasa. Tentang cerminan semangat untuk tetap bersekolah dari anak-anak SMA Bruderan Purworejo meskipun dalam kondisi ekonomi dan keluarga yang penuh perjuangan.   Kamis, 15 November 2012 Yolanda Rosalina Lanur Staff ADMIN AAT (JOGJA)     [box type=”info”]Ini kisahku, mana kisahmu ? Tuliskan pengalaman yang dialami selama survey lalu kirimkan kisahmu via email ke beasiswa@anakanakterang.web.id. Dapatkan hadiah sebuah Flash Disk dari Pengurus AAT untuk setiap kisah yang dimuat di website AAT. Setiap orang boleh mengirimkan lebih dari satu kisah. Ayo menulis![/box]    [qrcode content=”https://aat.or.id/sepaket-kisah-siswa-sma-bruderan/” size=”175″]  

Sepaket Kisah Siswa SMA Bruderan Read More »

Kunjungan AAT ke SD Proklamasi

SD PROKLAMASI beralamat di Jalan Jagir Sidomukti IV/35 Surabaya. Tim AAT mengunjungi sekolah ini tanggal 26 September 2012. SD Proklamasi pada tahun ajaran 2012/2013 memiliki 8 guru dan 124 siswa mulai dari kelas I sampai dengan kelas VI. Karena berada di dalam perkampungan, sekolah ini sedikit jauh dari pusat keramaian. Untuk area sekolah pun harus berbagi dengan kantor RW agar kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana.   Rata-rata orang tua siswa SD Proklamasi tidak mempunyai pekerjaan yang tetap. Ada yang menjadi buruh, tukang becak dan lain sebagainya. Selain itu mereka juga tinggal dalam rumah yang kondisinya tidak memungkinkan. Dalam satu komplek rumah terdapat 4 sampai dengan 5 rumah, ada juga kost dengan biaya yang murah. Artinya untuk tinggal pun mereka kesulitan, sehingga membayar SPP bulanan menjadi cukup berat. Pada awalnya sarana-prasarana SD Proklamasi kurang memadai, misalnya dari segi kelas maupun fasilitas. Menyikapi hal ini, Kepala Sekolah serta para guru berusaha semaksimal mungkin supaya para anak didiknya dapat mengenyam pendidikan selama 6 tahun, meskipun tidak mendapat bayaran atau gaji dari hasil mereka mengajar. Para pendidik hanya mendapat upah penggantian bensin saja. Para guru berupaya keras untuk dapat menyediakan fasilitas yang memadai untuk murid-muridnya. Akhirnya beberapa fasilitas sekolah mereka dapatkan dengan cara menabung.   Pada tahun ajaran 2012/2013, AAT memberi SD Proklamasi beasiswa untuk 23 anak pada awal tahun ajaran. Selanjutnya pihak sekolah mengajukan tambahan 18 siswa yang menjadi calon anak asuh AAT pada awal Januari 2013. Total menjadi 41 anak asuh. Sebagai informasi, AAT memberi beasiswa untuk siswa-siswi SD Proklamasi Surabaya sejak tahun 2004. Laporan dari : Aloysius Handy Wibowo Staff Admin AAT (Semarang)    [qrcode content=”https://aat.or.id/kunjungan-aat-ke-sd-proklamasi/” size=”175″]  

Kunjungan AAT ke SD Proklamasi Read More »

Survey AAT : SD Kanisius Ngawen

PADA SEBUAH PUCUK BUKIT di Desa Jurangjero, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, disinilah SD Kanisius Ngawen berada. Terletak di wilayah pegunungan dengan jalanan yang sulit menjadikan sekolah ini susah dijangkau. Meskipun demikian, walau harus menghadapi medan yang tidak mudah, pantang menyurutkan semangat siswa SD Kanisius Ngawen untuk tetap belajar. Untuk ke sekolah, sejauh satu hingga empat kilometer mesti ditempuh para murid dengan berjalan kaki, baik dalam cuaca panas maupun hujan. Kondisi sosial ekonomi orang tua siswa SD Kanisius Ngawen pada umumnya tidak mampu. Dengan tingkat pendidikan orang tua siswa rata-rata SD dan SMP, sebagian besar dari mereka bermata pencaharian hanyalah sebagai buruh tani. Kondisi sarana prasarana sekolah pun tidak optimal. Berdasarkan pengamatan langsung yang dilakukan, meja yang digunakan sudah rapuh dan berlubang. Tetapi, selalu ada hal yang layak untuk dipuji : semangat yang tinggi dari para guru. Bagi para pendidik, jarak 25 kilometer dari rumah masing-masing ke sekolah bukanlah merupakan halangan. Sebanyak 10 orang tenaga pengajar yang terdiri dari 1 orang PNS, 1 orang guru tetap yayasan, 2 orang GTT yayasan, 4 orang GTT sekolah, dan 2 orang guru kegiatan selalu siap mengabdi dengan mengajar anak didik di sekolah ini.   Tiba pukul 13.00 WIB, matahari telah terik ketika tim evaluasi proposal Beasiswa Anak Anak Terang (AAT) mengunjungi SD Kanisius Ngawen pada 12 November 2011. Mengingat bahwa sekolah ini adalah sekolah terpencil dan terakhir dikunjungi, maka tim AAT tak lupa membawa logistik berupa makan siang, makanan kecil, dan bingkisan alat tulis. Dan anak-anak pun masih dengan setia menunggu rombongan AAT meskipun seharusnya mereka sudah pulang sekolah pukul sebelas. Mengingat hari sudah siang, maka acara dimulai dengan makan siang bersama. Tim AAT bersama dengan guru melayani anak-anak makan. Wawancara dengan calon anak asuh dilakukan sesudahnya. Dari segi pembiayaan , jumlah uang sekolah yang seharusnya dibebankan kepada para siswa adalah sebesar Rp 60.000,- . Nominal ini yang terdiri dari SPP Rp 25.000,- ; biaya ekstrakurikuler Rp 15.000,- ; dan biaya ulangan umum/ujian Rp 20.000,-. Dari jumlah biaya tersebut, orang tua hanya mampu untuk membayar Rp 30.000,- sehingga kekurangan Rp 30.000,- dicari dengan mengajukan beasiswa Anak-Anak Terang. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang ada dan wawancara yang sudah dilakukan, AAT memutuskan untuk membantu 22 anak dengan uang sekolah sebesar Rp 50.000,- per bulan per anak. Wawancara selesai. Masing-masing anak tampil bernyanyi dan menari. Atas keberaniannya untuk tampil, AAT memberikan hadiah berupa coklat. Acara ditutup dengan foto bersama sebelum rombongan berpamitan pulang.  

Survey AAT : SD Kanisius Ngawen Read More »

duta76 perihoki duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 stc76 perihoki perihoki cakar76 cakar76 perihoki teknik baca grafik volatilitas pragmatic sinkronisasi jam main analis profesional bedah mekanik wild bounty showdown framework manajemen risiko sesi panjang psikologi fitur tumble pergerakan simbol dialektika rtp vs hit rate digital studi kasus starlight princess 1000 masa depan algoritma hiburan digital 2026 audit mandiri evaluasi strategi bermain analisis mekanik scatter hitam mahjong wins dinamika pengali mahjong ways 2 sinyal transisi sesi mahjong wins struktur probabilitas mahjong ways evolusi engine scatter hitam 2026 aws algoritma mahjong ways fluktuasi simbol teknis aws cara ukur efisiensi pola mahjong aws integrasi otomatis manual mahjong ways aws kalibrasi strategi mahjong wild rtp gates olympus aws kalkulasi rtp mahjong wins tiga teknis aws observasi teknis simbol mahjong wins aws pola trik rtp mahjong ways aws strategi awet mahjong black scatter aws tren dominasi fitur black scatter aws trik pola naga emas mahjong review lengkap fitur mahjong wild deluxe ketegangan dadu sicbo keajaiban gates of olympus teknik profesi pola transformasi mahjong ways 2 pgsoft sistem taruhan roulette sticky wild west gold alasan mahjong wins 3 pragmatic blackjack sugar rush menjadi game viral platform sv388 terbaru aws analisis jam hoki rtp olympus aws era multiplier turbo starlight olympus aws fase transisi mahjong pgsoft algoritma aws komputasi data rtp mahjong ways aws mitos fakta jam hoki olympus aws momentum scatter merah mahjong ways aws rekapitulasi data log mahjong ways aws rotasi fitur captains bounty analisis aws strategi transparan rtp starlight princess aws visual turbo lucky neko starlight aws analisis komparatif rtp pgsoft global aws arsitektur mekanik mahjong wins analis aws bocoran rtp live mahjong hari ini aws interkoneksi sistem money train2 presisi aws karakter pola server optimal mahjong aws latensi jaringan rtp mahjong ways aws observasi longitudinal rtp mahjong aws observasi realtime dragon tiger dinamis aws pendekatan ilmiah mahjong digital presisi aws pendekatan sistematis mahjong kombinasi strategi masterclass bedah algoritma mahjong wild deluxe rumus dadu sicbo pola petir gates of olympus teknik rahasia pro player ritme taruhan mahjong ways 2 strategi baccarat multiplier starlight princess panduan manajemen saldo taruhan mahjong wins 3 pramgatic teknik martingale blackjack sweet bonanza logika scatter hitam mahjong wins analisis algoritma mahjong ways 2 dinamika frame emas mahjong ways misteri frekuensi scatter hitam komparatif mahjong wins vs ways navigasi sesi stabil mahjong ways transformasi intensitas tumble mahjong probabilitas scatter hitam 2026 pengaruh latensi server mahjong ways evaluasi mekanik mahjong wins