
Cita-Cita Setiap Anak
Sering mendengar pertanyaan “kamu mau jadi apa pas udah besar?” Mungkin pertanyaan tersebut selalu melekat dengan anak-anak. Kita yang sekarang sudah dewasa pasti melalui masa kanak-kanak terlebih dahulu juga banyak mendapat pertanyaan tentang cita-cita atau impian dan kita dengan lantang menjawab “mau jadi guru, dokter, polisi, astronot, ataupun yang lainnya” bahkan kita juga diminta untuk menggambarkan melalui coretan dan tinta warna warni tentang impian kerta di selembar kertas lalu ditempel di papan tulis.
Kadang, kita dulu bisa dengan mudah berganti cita-cita karena merasa keren ketika mendengar nama pekerjaan tersebut atau didasari hal sederhana seperti “mau jadi polisi biar bisa pegang pistol dan nangkep penjahat” atau bisa juga “mau jadi dokter biar bisa nyuntik orang lain.” Ibaratnya, bagi anak-anak setiap profesi itu punya sisi menariknya masing-masing.
Cita-cita yang dimiliki setiap anak menjadi langkah utama dalam menggapai masa depan, orang tua dapat memberikan pendampingan dan pengarahan yang lebih terstruktur sesuai bakat dan minat anak. Orang tua akan lebih mudah mengarahkan karena sudah mengetahui keinginan dan harapan sang anak ketika dewasa nantinya.
Tetapi, ada pula anak yang terkadang masih kebingungan terkait gambaran cita-citanya. Untuk itulah, diperlukan peran orang yang lebih dewasa terutama orang tua agar dapat membantu anak menemukan arah cita-citanya di masa depan.
Sejatinya, semua anak-anak memang harus memiliki impian karena dengan mimpi mereka akan terus belajar dan berusaha.
Tidak ada mimpi yang kecil, karena semua mimpi berharga❤
Penulis : Natalia Angela H
