Pagi itu, semangat kami yang tinggi saat memulai perjalanan menuju SD Kanisius Beji. Perjalanan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan untuk melihat dunia anak-anak melalui cerita dan impian mereka. Sesampainya di sana, suasana sekolah yang khas menyambut saya, membuka pintu bagi percakapan-percakapan yang menyentuh hati.
Salah satu siswa yang saya temui adalah Arya. Anak yang memiliki kepedulian besar terhadap makhluk hidup, ia bercerita dengan sangat antusias bagaimana ia sering memberikan makanan kepada serangga yang ia temui. Kesehariannya diisi dengan kasih sayang keluarga, di mana ia berangkat ke sekolah diantar oleh mamanya menggunakan sepeda motor. Arya sangat senang bercerita dan menonton kartun. Saat jam istirahat, Arya lebih suka duduk santai atau bermain bersama teman-temannya seperti ardi dan devon. Di rumah, ia adalah anak yang suka membantu ayah dan mamanya, serta sangat menyayangi adiknya. Ia sangat ingin menjadi pemadam kebakaran karena memiliki keinginan membantu dan tolong menolong kepada sesama.
Selain Arya, kami juga berbincang dengan Alby. Anak yang aktif dan gemar bermain sepeda. Meskipun ia kadang merasa sedih jika diganggu teman temannya, Alby tetap tersenyum dan bermain dengan teman dekatnya. Alby memiliki kegemaran dalam menggambar, ia juga ingin mengikuti lomba menggambar yang dibimbing oleh Pak Supri. Di sekolah, ia merasa nyaman bermain dengan Galih karena membuat ia menjadi lebih semangat dan senang saat belajar. Terinspirasi oleh sosok ayahnya, Alby memiliki impian besar untuk menjadi seorang guru. Ia sangat menyukai pelajaran Bahasa Indonesia. Alby juga suka membantu keluarga seperti mencuci baju dan piring di rumah.
Menuju destinasi terakhir kami yaitu SD Kanisius Pulutan. Walau hari semakin terik karena menuju siang, semangat kami kembali terisi saat anak-anak menyambut kami dengan hangat dan gembira. salah satunya adalah Gita, ia memiliki hobi berenang dan bersepeda. Setiap pagi, ia berangkat ke sekolah diantar oleh kakaknya menggunakan sepeda motor. Gita juga terbiasa membawa bekal makanan dari rumah. Gita sangat dekat dengan temannya yang bernama Sean dan Tania. Ia merasa senang bisa bermain bersama mereka, ketika merasa sedih juga Gita bercerita kepada Sean dan Tania. Gita merasa terbantu karena ada Tania yang membelanya. Di rumah, ia adalah anak yang rajin membantu orang tua. Gita sangat menyukai pelajaran Bahasa Indonesia sehingga merasa senang saat bersekolah.
Lalu kami juga berbincang dengan Chaska. ia adalah anak yang menyukai aktivitas fisik seperti bermain bola dan petak umpet. Kesehariannya diawali dengan berangkat ke sekolah diantar oleh ibunya menggunakan sepeda motor. Chaska memiliki teman dekat bernama Alvaro. Selain bermain bola di lingkungan rumah, ia juga gemar bermain game Mobile Legends bersama teman-temannya. Saat di rumah, Chaska tetap meluangkan waktu untuk membantu mencuci piring. Chaska menyukai pelajaran Bahasa Indonesia, Inggris dan TIK walaupun ia mengatakan cukup sulit. Chaska memiliki keinginan untuk menjadi pemain sepak bola profesional dan menjadi pemain tim nasional sepak bola indonesia.
Siswa terakhir yaitu Fuji. Fuji adalah anak yang senang ngobrol dan bersosialisasi. Ia berangkat sekolah dengan diantar oleh ibunya dengan motor, terkadang ia juga menempuh perjalanan dengan jalan kaki. Fuji sering menghabiskan waktu istirahat dengan bermain petak umpet atau saling bercerita dengan saudaranya yang bernama Teressa. Di rumah, ia rajin membantu pekerjaan rumah seperti mencuci piring dan menyapu halaman rumah. Meskipun ia jarang menggunakan Handphone, ia hanya memanfaatkannya untuk keperluan belajar. Fuji sangat menyukai pelajaran Matematika karena ia memiliki keinginan besar untuk menjadi guru Matematika.
Dari perjalanan mengunjungi SD Kanisius Beji dan SD Kanisius Pulutan memberi kami banyak pengalaman yang membuka mata terkait keragaman kisah dan impian setiap anak. Banyak tantangan mereka dalam menghadapi kehidupan sehari hari, semangat mereka untuk belajar, membantu orang tua, dan mengejar impian dari menjadi pemadam kebakaran, guru, hingga pemain bola. Kami pulang dengan hati yang penuh kesadaran bahwa pentingnya memberikan dukungan kepada anak anak agar impian yang besar dapat terwujud.
Penulis : Faiz – Relawan Sekretariat Yogyakarta

