Relawan

Menginspirasi Lewat AAT

Theodora Laras Wigati, itulah namaku. Tetapi, teman-teman akrab menyapaku dengan panggilan Dora. Aku berasal dari keluarga yang sederhana. Hidup sederhana kunikmati bersama kedua orang tua dan dua saudaraku di sebuah desa, daerah Lampung. Dulu ayahku masih bekerja sebagai seorang guru di perantauan, yaitu di daerah Lahat, Sumatra Selatan. Ayah rela merantau jauh meninggalkan kami demi

Menginspirasi Lewat AAT Read More »

Saya Berubah Berkat AAT

“Tidak ada kata terlambat untuk berubah menjadi lebih baik.”  PERKENALKAN, Saya Edo Prakosa, relawan Yayasan Anak-Anak Terang (AAT) Indonesia Sekretariat Semarang. Saya seorang muslim, lahir di Semarang tanggal 29 Maret 1994. Saat ini, saya kuliah di AKIN (Akademi Kimia Industri) St. Paulus Semarang, Semester IV. Di AKIN, saya dipercaya sebagai ketua BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa),

Saya Berubah Berkat AAT Read More »

Meskipun Berbeda tetapi Saya Bisa

“Kekurangan tidak menjadi penghalang bagiku untuk mewujudkan impian..” Saya Berbeda Nama saya Emy Prihatin, lahir di Pacitan, 31 Agustus 1994. Tempat tinggal saya di RT 01, RW 01, Dusun Krajan, Desa Wonokarto, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. Saya adalah anak tunggal yang terlahir dari keluarga yang sederhana. Saya sangat bersyukur karena keluarga sangat menyayangi saya meskipun

Meskipun Berbeda tetapi Saya Bisa Read More »

Keajaiban dari Tuhan melalui AAT

MUKJIZAT selalu datang bila kita percaya kepada Tuhan. Itulah yang saya dapatkan, mukjizat dari Tuhan yang datang melalui Anak-Anak Terang (AAT) kepada saya. Berikut ini, saya akan sharing kepada teman-teman sekalian tentang pengalaman saya. Ketika saya duduk di bangku SMA, setiap tahun, sekolah saya mengadakan pameran pendidikan. Banyak perguruan tinggi yang ikut serta dalam pameran

Keajaiban dari Tuhan melalui AAT Read More »

Kunjungan ke SMP Yoannes XXIII

Pagi menjelang siang, sekitar pukul 09.45 WIB, kami berempat para Pendamping Komunitas Anak-Anak Terang (PK AAT) Semarang mengunjungi SMP Yoannes XXIII. Saya, Johanes, Pieter, dan Lukas sampai di tujuan sekitar pukul 10.00 WIB. Di sana kami disambut oleh Bapak Rochadi selaku Penanggung Jawab (PJ) di SMP Yoannes XIII. Kami pun langsung menuju ke tempat kelas

Kunjungan ke SMP Yoannes XXIII Read More »

Gadis Pemetik Kamboja

HARI itu, 8 Desember 2013, adalah hari terakhir survei sekolah dan wawancara calon anak asuh Yayasan Anak-Anak Terang (AAT) Indonesia di sekolah-sekolah wilayah eks Keresidenan Madiun. Sekolah yang mendapatkan giliran terakhir untuk disurvei ini adalah SMPK Garuda Parang, Magetan. Banyak cerita yang membuat saya senang, sedih, terharu, kagum, bahkan sampai terheran-heran. Salah satu cerita yang

Gadis Pemetik Kamboja Read More »

Bagaimana Saya Bisa Sekolah?

“Saya bertanggung jawab, tapi bagaimana caranya saya bisa sekolah?” Senin siang, saya memenuhi janji pada Kepala Sekolah SMP Bellarminus Semarang untuk mewawancarai beberapa anak yang minggu kemarin tidak hadir. Dari 6 orang anak, ada seorang anak yang tidak hadir lagi, bahkan tidak masuk sekolah. Saya sabar menunggu Pak Kepala Sekolah dan Guru BP yang berusaha

Bagaimana Saya Bisa Sekolah? Read More »

Perjuangan Mengenyam Pendidikan

Perjuangan Salah Satu Anak Bangsa yang Ingin Mengenyam Pendidikan Seorang remaja lelaki itu masuk kelas dengan wajah yang terlihat pucat pasi, kuyu, dan terlihat lemas. Semakin dia mendekat, kulihat peluh di wajahnya. Kemudian aku sapa dengan senyum, dia duduk di depanku dengan tertunduk pucat. “Selamat pagi Mas Boy, namamu Boy ya?” (nama disamarkan) “Selamat pagi Ibu,

Perjuangan Mengenyam Pendidikan Read More »