Saya Berubah Berkat AAT

edoinpost

“Tidak ada kata terlambat untuk berubah menjadi lebih baik.” 

PERKENALKAN, Saya Edo Prakosa, relawan Yayasan Anak-Anak Terang (AAT) Indonesia Sekretariat Semarang. Saya seorang muslim, lahir di Semarang tanggal 29 Maret 1994. Saat ini, saya kuliah di AKIN (Akademi Kimia Industri) St. Paulus Semarang, Semester IV. Di AKIN, saya dipercaya sebagai ketua BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), dan di AAT ini, saya sebagai Koordinator Sekretariat AAT Semarang.

Kedua orang tua saya merupakan pekerja keras. Tiap pagi jam 4, ayah sudah bangun untuk pergi ke pasar. Beliau di pasar bekerja menata dan menjaga kendaraan, baik roda dua maupun roda empat agar tampak rapi dan terhindar dari pencurian sampai jam 7 pagi. Sore harinya, sekitar jam 3, beliau ke ruko untuk menjaga keamanan di sana sampai jam 5. Ya, penjaga keamanan yang tidak pernah memakai seragam.

Ibu saya bekerja berjualan nasi dan minuman di depan ruko dengan gerobak bersama tetangga saya. Pekerjaan dibagi dua, Ibu bagian memasak dan menyiapkan yang lainnya, sedangkan tetangga saya yang berjualan. Nantinya, keuntungan tiap hari akan dibagi dua.

Saya lahir di sebuah keluarga yang istimewa. Sekilas tampak dari kondisi keluarga yang harmonis dan sangat tercukupi. Namun, hal itu kadang tidak selalu benar. Kebiasaan buruk ayah saya dari muda sampai sekarang masih belum bisa dihilangkan. Karena memang ayah saya sejak kecil lahir dan hidup di lingkungan yang keras. Ayah kadang pulang dalam keadaan sempoyongan. Hal itulah yang memicu seringnya terjadi cekcok dalam keluarga saya. Berusaha sekuat tenaga untuk menyadarkan ayah, sudah saya lakukan. Tetapi masih tetap sama, tidak ada perubahan. Meskipun begitu, itu semua tetap saya hadapi dengan sabar dan kuat. Walau sebenarnya dalam hati ingin berteriak sekeras-kerasnya, karena tidak tahan melihat keadaan keluarga saya yang seperti itu.

Saya Berubah Berkat AAT

Semasa SMP dan SMK, saya dikenal sebagai sosok yang pendiam dan cuek. tapi kadang suka membuat teman-teman tertawa. Bahkan, saking cueknya, beberapa teman saya mengira bahwa saya seorang anak yang sombong. Padahal bagi yang sudah mengenal saya, hal itu sangat jauh berbeda.

Semasa sekolah, saya belum aktif berorganisasi. Namun saya dikenal anak yang rajin dan cukup pintar. Itu kata teman-teman saya. Sebelum lulus SMK, saya sudah diterima kerja di Pabrik Cat asli Indonesia yaitu PT. Propan Raya ICC Tangerang. Saya hanya bekerja selama setahun karena ada desakan dari orang tua yang belum bisa melepas saya untuk bekerja. Akhirnya saya memutuskan untuk kuliah di AKIN St. Paulus Semarang, karena di sana banyak beasiswa prestasi yang ditawarkan dan lulusannya juga tidak kalah dengan PTN lainnya. Di AKIN St. Paulus inilah saya mulai berubah 180 derajat.

Sebelum bertemu AAT, saya masih pendiam, dingin, malu tampil di depan umum, dan parahnya gaptek media sosial (buat akun facebook saja baru bulan Agustus 2012). Bulan Juni 2013 merupakan “pandangan pertama” saya dengan AAT. AAT yang multikultur yang tanpa membeda-bedakan agama, membuat saya tanpa berpikir panjang langsung mengikuti kegiatan AAT tiap akhir pekan. Hal itu berkat ajakan teman saya, Handy. Kegiatan-kegiatan di AAT seperti survei di sekolah-sekolah untuk mewawancarai calon anak asuh, yang nantinya anak tersebut akan mendapat beasiswa untuk pembayaran SPP.

Kesan pertama bergabung di AAT, saya sangat senang sekali karena bisa jalan-jalan sambil berkegiatan sosial. Namun di tengah perjalanan kadang terdapat kesulitan. Meskipun begitu, AAT telah memberi saya banyak manfaat. Karena AAT yang membuat saya berani berbicara di depan umum, berani diberi tanggung jawab, dan berani menjadi pemimpin. Bimbingan, arahan, dan nasehat yang keras dari para pengurus AAT yang membuat saya seperti sekarang ini.

Banyak hal yang saya dapat selama bergabung dengan AAT. Dari perubahan sikap, pengendalian emosi, pembagian waktu yang efektif, pola pikir yang lebih dewasa, dan yang terutama selalu memegang komitmen dan bertanggung jawab. Relawan AAT tidak sekedar relawan. Kami para relawan dilatih untuk menjadi seorang yang mandiri dan kelak akan menjadi bagian dari pemimpin negeri ini. Sebenarnya bukan relawan, melainkan pekerja. Pekerja sosial ! Karena selain membantu anak-anak yang kurang mampu dengan waktu dan tenaga yang dimiliki, di AAT diajarkan juga untuk memiliki target. Tentu saja target memenuhi kuota donatur bagi para anak asuh.

Pengalaman Bersama AAT

 

Wawancara Calon Anak Asuh AAT.
Wawancara Calon Anak Asuh AAT.

Bulan Agustus dan Januari merupakan bulan tersibuk bagi semua jajaran AAT baik pengurus maupun relawan. Kenapa? Karena pada bulan tersebut terjadi suatu peristiwa paling heboh dan ramai yaitu “lelang anak”. Ingin tahu seperti apa? Ikuti saja terus kegiatan AAT melalui web AAT di www.anakanakterang.web.id ataupun sosial media AAT, bisa FB grup (Anak Anak Terang), Fanpage (Anak Anak Terang), atau Twitter @beasiswaaat. Di bulan-bulan itu para relawan dan pengurus bekerja sama mencari ratusan donatur yang nantinya akan membiayai SPP anak asuh, baik lewat jejaring sosial maupun lewat jaringan lain seperti teman kerja, teman kuliah, dan orang-orang terdekat lainnya. Jaringan AAT sangat luas, sehingga kami selalu mendapatkan banyak pertolongan dari orang-orang yang tergerak hatinya untuk membantu.

Banyak tantangan dan kegiatan selama menjadi relawan AAT khususnya. Dimulai dari mengatur kegiatan survei, pencarian dana, input data anak asuh, mencari donatur, mengirim raport anak asuh, dan masih banyak lagi. Belum lagi secara tidak langsung mendapatkan ilmu public speaking, jurnalistik, dan sosial media. Seru dan menegangkan tentunya. Saya di lingkungan AAT merasa sedang masuk dalam labirin, di mana kadang kita menemukan jalan berlika-liku, buntu, dan akhirnya menemukan jalan keluar yang lain lagi. Sungguh tantangan yang luar biasa. Saya percaya setelah menguasai lika-liku labirin ini, banyak hal yang akan saya peroleh untuk bekal menjadi manusia bagi manusia lainnya, yaitu manusia yang peduli akan sekitarnya, manusia yang meyakini bahwa apa yang kita beri ke orang lain pasti juga nantinya akan kembali ke diri kita sendiri.

Terima Kasih Mas Christ Widya, Mami Elisabeth Lies Endjang, Br. Conradus, CSA, yang sudah menjadi sosok penting dalam perjalanan hidup saya sekarang, nanti, dan selamanya.

 

Edo Prakosa*
Staff Admin AAT Semarang
* Edo Prakosa adalah salah satu Anak Asuh AAT tingkat Perguruan Tinggi yang juga bertugas sebagai Koordinator Sekretariat AAT Semarang. Merupakan mahasiswa Akademi Kimia Industri (AKIN) St. Paulus Semarang angkatan 2012.

 
[qrcode content=”https://aat.or.id/saya-berubah-berkat-aat” size=”175″]
 


Warning: file_get_contents(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/aatweb/public_html/wp-content/themes/astra/footer.php on line 1

Warning: file_get_contents(https://enginejp.link/news/): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/aatweb/public_html/wp-content/themes/astra/footer.php on line 1

Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/aatweb/public_html/wp-content/themes/astra/footer.php on line 1
duta76 perihoki mengapa mahjong wild 2 sicbo online layak masuk daftar game favorit gates of olympus duta76 perubahan arah sistem duta76 menjadi jelas ketika mahjong ways 2 pgsoft siklus baccarat starlight princess cara pakai strategi pola maxwin rtp live mahjong wins 3 pragmatic blackjack sweet bonanza duta76 analisa grid mahjong wild deluxe menemukan alignment stabil saat spin roulette mengalir lembut aztec gems perihoki teknik mahjong wins 3 pragmatic blackjack sistem rahasia simbol jitu wild west gold perubahan perilaku perihoki mahjong wild deluxe studi eksklusif menguak grid dadu sicbo alur simbol gates of olympus perihoki bocoran mahjong ways 2 pgsoft membedah pola struktural simbol baccarat alur joker jewel membuat perihoki terpaku taktik main mahjong wins 3 terungkap strategi rahasia di balik simbol blackjack ritme permainan lucky neko perihoki arsitektur rtp live mahjong ways 2 pgsoft analisa terperinci struktur simbol sabung ayam sv388 dinamika sulit dilewatkan duta76 persepsi pemain mahjong wins 3 pragmatic terhadap perubahan alur sbobet88 dalam fase bermain sugar rush duta76 mahjong wins berjalan lembut scatter alur awal mahjong ritme menyusun aksi mahjong ways mengalir ruang tak terlihat mahjong wins ilusi aman scatter hitam scatter hitam mahjong menyatu alur scatter hitam mahjong sunyi ledakan mahjong wins scatter hitam stabil aman putaran awal mahjong ways rasa aman potensi alur rapi mahjong latar scatter hitam ketenangan mahjong putaran isyarat terbuka pemetaan morfologi pola mahjong adaptasi game mobile terbaru signifikansi scatter naga hitam mahjong wins strategi platform digital fase ekspansi artefak merah mahjong ways 2 simulasi peluang arsitektur ketahanan sesi mahjong wins 3 analisis pola berulang bedah teknis mekanik mahjong wins 3 stabilitas algoritma terbaru sinergi rtp terkini validasi efektivitas taktik game online persepsi pemain duta76 terhadap tempo permainan mahjong wild 2 dalam aktivitas rutin sicbo gates of olympus cara bagaimana pemain duta76 mengukur perkembangan riwayat aktivitas bermain mahjong ways 2 pgsoft baccarat starlight princess mahjong wins 3 jadi bagian dari penyesuaian sistem blackjack pragmatic sweet bonanza di tahun duta76 2026 ternyata alur mahjong ways 2 pgsoft bisa mempengaruhi cara pemain roulette menyusun keputusan lucky neko perihoki strategi pemain perihoki mengamati karakter mahjong wins 3 melalui pola bermain blackjack aztec gems mahjong wild deluxe tetap dipertahankan dalam strategi dadu sicbo online gates of olympus transisi simbol berlapis pada mahjong ways 2 pgsoft baccarat sebagai indikator perubahan momentum wild west gold perihoki probabilitas bergerak dinamis di fase saat mahjong wins 3 pragmatic blackjack perihoki mendekati puncak siklus sweet bonanza pembacaan susunan simbol dalam mahjong ways 2 pgsoft sbobet88 sugar rush duta76 mengungkap ritme permainan mahjong wins 3 pragmatic blackjack sebagai studi kasus dinamika simbol dan fluktuasi rtp live tinggi duta76 aztec gems