Selayang Pandang Beasiswa PT

Program Beasiswa Anak-Anak Terang tingkat Perguruan Tinggi merupakan wujud nyata Visi dan Misi AAT untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak yang tidak mampu namun memiliki kemampuan akademis yang baik untuk mengenyam pendidikan tinggi sehingga mereka memiliki kesempatan untuk menyongsong masa depan yang lebih “Terang” dan lebih baik.

AAT menjalin kerjasama dengan berbagai institusi, antara lain Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Akademi Kimia Industri (AKIN) Santo Paulus Semarang, STIKOM Yos Sudarso (Keuskupan Purwokerto), Keuskupan Malang, Universitas Katholik Widya Mandala Madiun, dan institusi-institusi lainnya untuk mengelola Beasiswa AAT tingkat Perguruan Tinggi. Beasiswa berupa biaya kuliah selama 4 tahun untuk Program S1 dan 3 tahun untuk Program D3. Program ini tidak dibuka untuk umum. Prosedur pendaftaran, persyaratan dan seleksi ditentukan melalui MoU dengan institusi terkait.

Program anak asuh tingkat PT ini dijalankan oleh AAT sejak tahun akademik 2011/2012, bertujuan untuk memotivasi anak asuh agar menjadi calon pemimpin masa depan yang memiliki karakter yang kuat dan memiliki kompetensi yang baik, sehingga mampu untuk terus meningkatkan prestasinya.

Pengembangan karakter dan kompetensi bagi para penerima beasiswa AAT menjadi fokus utama dalam program ini agar mereka mampu menjadi future leaders yang dapat membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. Alumni dari program ini terus berkembang bersama AAT hingga sekarang. Mereka meniti karir di perusahaan-perusahaan ternama, sembari menyisihkan sebagian penghasilannya untuk menjadi donatur bagi adik-adik asuh di AAT. Pay it Forward!

” AAT program is quite basic, but what makes it different and successful is their believe in the Power of Small (donation), yet a Huge network of caring volunteers­, educators, sponsors, and students­ providing physical and emotional support for the child. It is a village. Now it has blossomed into providing scholarships for 2048 some students, ranging from 1st grade to College, with hundreds of volunteers and donors, many are the products of this program themselves ” (Patricia L. Henry, Houston, Texas, USA).

Berbeda sekali dengan pengelolaan beasiswa tingkat DASMEN (di mana 1 donatur membantu 1 anak asuh), untuk beasiswa Perguruan Tinggi, AAT menggunakan sistem gotong royong, di mana 1 anak asuh dibantu beramai-ramai. Mengingat besarnya biaya pendidikan perguruan tinggi yang menurut perhitungan kasar kami, biaya pendidikan per anak lebih dari Rp 10.000.000,- per semester, tentu saja jika biaya tersebut harus ditanggung 1 orang akan berat sekali. Oleh karena itu kami mengajak bapak/ibu Sahabat AAT untuk menjadi orang tua asuh secara bersama-sama bagi anak asuh AAT tingkat Perguruan Tinggi. Komitmen cukup minimal Rp 100.000 per bulan saja, jika mampu bisa lebih.

Bagaimana cara menjadi orangtua asuh tingkat PT?

Untuk menjadi orangtua asuh tingkat PT caranya sederhana. Silakan mendaftar pada SIANAS (Sistem Informasi Anak Asuh) AAT di http://sianas.aat.or.id. Sesudah pendaftaran diproses, donatur akan menerima username dan password. Kemudian lanjutkan dengan login SIANAS, tujulah menu Donasi >> Pendaftaran Donasi. Pada halaman tersebut sudah akan dijumpai opsi Donasi Perguruan Tinggi.

Siapa saja anak asuh penerima Beasiswa AAT jenjang PT?

 

Data Anak Asuh
Pendidikan : Perguruan Tinggi
NO NAMA KOMUNITAS KELAS
1 Achmad Chafid Amirullah Akademi Kimia Industri Santo Paulus Perguruan Tinggi Tahun Ke-1
2 Dwi Rahayu Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Perguruan Tinggi Tahun Ke-2
3 Windri Agustina Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Perguruan Tinggi Tahun Ke-2
4 Mia Fitria Nurhalimah Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Perguruan Tinggi Tahun Ke-2
5 Immanuel Olga Syahputra Universitas Katolik Widya Karya Perguruan Tinggi Tahun Ke-2
6 Chandra Fransiska Dewi Universitas Katolik Widya Karya Perguruan Tinggi Tahun Ke-2
7 Angela Putri Devi Universitas Katolik Widya Karya Perguruan Tinggi Tahun Ke-2
8 Andreas Ngasu Rato Universitas Katolik Widya Karya Perguruan Tinggi Tahun Ke-2
9 Yeni Prahastuti Akademi Kimia Industri Santo Paulus Perguruan Tinggi Tahun Ke-3
10 Bernadheta Wulan Aprilia Sari Akademi Kimia Industri Santo Paulus Perguruan Tinggi Tahun Ke-3
11 Nevira Khaliqa Rastono Akademi Kimia Industri Santo Paulus Perguruan Tinggi Tahun Ke-3
12 Novia Aviani Universitas Atma Jaya Yogyakarta Perguruan Tinggi Tahun Ke-3
13 Natalia Ryski Permatasari Akademi Kimia Industri Santo Paulus Perguruan Tinggi Tahun Ke-3
14 Sarah Juniati Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Perguruan Tinggi Tahun Ke-3
15 Dira Nur Agista Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Perguruan Tinggi Tahun Ke-3
16 Janis Adi Wicaksono Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Perguruan Tinggi Tahun Ke-3
17 Nadia Arzya safira Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Perguruan Tinggi Tahun Ke-3
18 Atikah Maulidya Waber Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Perguruan Tinggi Tahun Ke-3
19 Pancratius Rio Mayrolla Universitas Atma Jaya Yogyakarta Perguruan Tinggi Tahun Ke-3
20 Alberta Caecaria Arias Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Perguruan Tinggi Tahun Ke-3
21 Veronica Fran Sisca Universitas Atma Jaya Yogyakarta Perguruan Tinggi Tahun Ke-3
22 Anastasia Risky yolanda Akademi Kimia Industri Santo Paulus Perguruan Tinggi Tahun Ke-3
23 Weny Jenis Universitas Katolik Widya Karya Perguruan Tinggi Tahun Ke-3
24 Agata Silviana Santoso Universitas Atma Jaya Yogyakarta Perguruan Tinggi Tahun Ke-4
25 Dominikus Savio Galih Sukma Saputra Universitas Katolik Soegijapranata Perguruan Tinggi Tahun Ke-4
26 Liem Willy Kurniawan Anindya Universitas Atma Jaya Yogyakarta Perguruan Tinggi Tahun Ke-4
27 Dian Mayasari Akademi Kimia Industri Santo Paulus Perguruan Tinggi Tahun Ke-4
28 Joshua Steven Adrian STIKOM YOS SUDARSO PURWOKERTO Perguruan Tinggi Tahun Ke-4
29 Franciska Afriliana Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Perguruan Tinggi Tahun Ke-4
30 Ratih Wulansari Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Perguruan Tinggi Tahun Ke-4
31 Anastasia Vena Innoraputri STIKOM YOS SUDARSO PURWOKERTO Perguruan Tinggi Tahun Ke-4
32 Beatrice Lodia Gefiani Universitas Atma Jaya Yogyakarta Perguruan Tinggi Tahun Ke-4
33 Nyong Andri Bakarbessy Universitas Atma Jaya Yogyakarta Perguruan Tinggi Tahun Ke-4
34 Epifanius Solanta Universitas Atma Jaya Yogyakarta Perguruan Tinggi Tahun Ke-4
35 Korneles Materay Universitas Atma Jaya Yogyakarta Perguruan Tinggi Tahun Ke-4
36 Mawar Dian Natalia Universitas Atma Jaya Yogyakarta Perguruan Tinggi Tahun Ke-4
37 Steven Nyotoharjo STIKOM YOS SUDARSO PURWOKERTO Perguruan Tinggi Tahun Ke-4