Profil SD

Home / Profil Sekolah / Profil SD

Profil SD BOPKRI Minggir.

SD BOPKRI Minggir terletak di sebuah desa di pinggir kali Progo. Tepatnya di dusun Minggir II, Kelurahan Sendangagung, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman. Sekolah swasta ini berada di bawah naungan Yayasan BOPKRI Yogyakarta yang beralamat di Jl. Jenderal Sudirman 87 Yogyakarta. SD BOPKRI Minggir sudah terakreditasi B.

Sekolah SD BOPKRI Minggir berdiri di tanah milik gereja Kristen Jawa Kebonagung, Minggir, Sleman, Yogyakarta, dengan luas tanah 1.098 m2 dan bangunan sekolah juga merupakan milik gereja. Luas seluruh bangunan 600 m2. Sekolah juga berada dalam satu lingkup dengan PAUD Tunas Harapan dan TK BOPKRI Minggir.

Sekolah ini memiliki jumlah siswa 35 anak (pada Tahun Pelajaran 2013/2014). Tenaga pengajar/guru di SD BOPKRI Minggir berjumlah 10 orang dengan staff Tata Usaha 1 orang. Guru-guru sebagian besar sudah S1. Secara rinci mereka adalah para alumni dari Universitas Sanata Dharma, Universitas Terbuka, STAK Marturia.

SD BOPKRI Minggir memiliki 6 Ruang Kelas, 1 Ruang Kepala Sekolah, 1 Ruang Perpustakaan, 2 Kamar Mandi, 1 Ruang Guru, 1 Ruang Dapur, 1 Ruang UKS, dan 1 Ruang Ibadah. Sekolah juga memiliki beberapa kegiatan ekstrakurikuler, yaitu komputer, angklung, organ, suling, dan vocal. Semua kegiatan ekstrakurikuler diampu oleh guru-guru yang berkompeten di bidangnya. Untuk ekstrakurikuler angklung, sekolah pernah berkesempatan mengisi atau tampil di beberapa acara, yaitu di gereja-gereja dan beberapa acara yang diadakan di UPTD.

Sebagian besar siswa berasal dari keluarga menengah ke bawah. Mereka berasal dari Kecamatan Minggir dan sekitarnya. Orang tua mereka sebagian besar adalah petani, buruh tidak tetap, dan ada sebagian kecil berprofesi sebagai guru, karyawan, dan TNI. Sistem pembiayaan sekolah yaitu subsidi silang yang disesuaikan dengan kemampuan siswa.

Profil SD Kanisius Cabean Semarang.

SD Kanisius Cabean Semarang bertempat di Jalan Pusponjolo Timur II/21, Kecamatan Semarang Barat, Semarang. Sekolah ini di bawah naungan Yayasan Kanisius dan sudah terakreditasi B. SD Kanisius Cabean Semarang memiliki 69 siswa dengan 5 guru tetap yang bertingkat S-1. SD Kanisius Cabean Semarang memiliki 6 kelas yaitu dari kelas I sampai dengan kelas VI.

SD Kanisius Cabean Semarang memiliki fasilitas yang kurang lengkap karena masih ada beberapa ruangan yang menjadi satu tempat yaitu Ruang Komputer dan Ruang Perpustakaan. Fasilitasnya antara lain: Ruang Asrama Penjaga, Ruang Gudang, Ruang Kamar Mandi, Ruang Kelas dari Kelas I sampai dengan Kelas VI, Ruang Kepala Sekolah, Ruang Komputer, Ruang Perpustakaan, dan Ruang UKS. Sebagian fasilitas yang ada di SD Kanisius Cabean Semarang ini kondisinya kurang layak pakai.

Profil SD Kanisius Duwet.

SD Kanisius Duwet terletak di Duwet, Sendangadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta. Sekolah ini berdiri sejak tahun 1974. Sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Kanisius ini mempunyai 6 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 184 siswa. Jumlah gurunya sebanyak 12 guru yang terdiri atas 2 guru dengan tingkat pendidikan SPG, 4 guru dengan tingkat pendidikan D2, dan 6 guru dengan tingkat pendidikan S1.

Sarana di SD Kanisius Duwet yaitu gedung sekolah dengan Ruang kelas berjumlah 6 (dari kelas I sampai dengan kelas VI) dengan ukuran 6 x 7 meter, Ruang guru dan kepala sekolah dengan ukuran yang sama yaitu 6 x 7 m, di dalamnya terdapat fasilitas 2 komputer dan 2 unit printer serta jaringan internet mobile. Sekolah ini juga memiliki Laboratorium Komputer, Ruang Perpustakaan, Ruang UKS, dan Toilet. Lingkungan sekolah ini berada di daerah pedesaan yang sebagian besar penduduknya berada dalam tingkat ekonomi menengah ke bawah.

Profil SD Kanisius Gamping.

SD Kanisius Gamping Yogyakarta terletak di Gamping Tengah, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Yogyakarta. Sekolah ini berada di bawah naungan Yayasan Kanisius. Sekolah yang berdiri pada tahun 1924 ini memiliki 16 guru dan 131 siswa.

Sekolah ini memiliki ruang kelas, Laboratorium Komputer, Ruang Perpustakaan, Ruang UKS, Ruang BK, Ruang Kepala Sekolah, Ruang Guru, Ruang TU, dan lain-lain. Adapun kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan oleh sekolah ini, di antaranya basket, pramuka, tari, dan lain-lainnya.

Letak sekolah ini tidak berada di tengah kota, sehingga muridnya pun berasal dari daerah terpencil. Dari segi sosial ekonomi, pekerjaan wali murid bervariasi, seperti PNS, karyawan swasta, wiraswasta, buruh, dan lain-lain. Sebagian besar siswa berasal dari keluarga kurang mampu.

Profil SD Kanisius Jetis Depok.

SD Kanisius Jetis Depok terletak di Dusun Jetis Depok, Desa Sendangsari, Kecamatan Minggir, Sleman, Yogyakarta. SD Kanisius Jetis Depok didirikan pada tahun 1967. Sekolah yang sudah terakreditasi “A” ini berdiri di bawah naungan Yayasan Kanisius Cabang Yogyakarta.

Pada Tahun Pelajaran 2011/2012, jumlah siswa SD Kanisiun Jetis Depok yaitu 123 siswa. Sedangkan pada Tahun Pelajaran 2012/2013 berjumlah 116 siswa dan pada tahun 2013/2014 berjumlah 112 siswa.

Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah ini antara lain Pramuka, Tari, dan Komputer. SD Kanisius Jetis Depok juga memiliki seperangkat gamelan yang digunakan latihan oleh anak-anak. Selain itu, setiap hari Jumat pada jam pelajaran SBK, diadakan latihan membatik. Anak-anak juga dilatih seni vokal setiap hari Kamis. Mereka dilatih untuk mempersiapkan tugas Koor baik di Kapel atau di Gereja.

SD Kanisius Jetis Depok telah meraih berbagai prestasi di bidang non akademik. Salah satunya yaitu juara I Lomba Paduan Suara Lagu-Lagu Perjuangan tingkat Kabupaten. Baru-baru ini SD Kanisius Jetis Depok juga menjadi salah satu peserta Parade Gamelan di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Beberapa siswa juga telah ikut serta dalam lomba membatik dan lomba TIK. Sedangkan dalam seni tari, SD Kanisius Jetis Depok selalu menjadi unggulan ketika pentas seni untuk mengisi acara-acara tertentu, baik di dalam maupun di luar sekolah. Prestasi di bidang akademik juga tak kalah mengagumkan, beberapa kali siswa SD Kanisius JetisDepok menjuarai lomba MIPA di tingkat Kecamatan.

Selain kegiatan ekstrakurikuler, ada juga kegiatan pengembangan diri setiap hari Sabtu dengan 4 pilihan bagi siswa, yaitu catur, tenis meja, jurnalistik, dan ketrampilan. Ada pula kegiatan pembiasaan diri bagi siswa, Upacara Bendera setiap hari Senin dan hari Besar Nasional, dan Ibadat Sabda setiap Rabu. Senam, gosok gigi dan cuci tangan bersama juga selalu dilaksanakan setiap hari Jumat (Jumat Bersih). Semua kegiatan tersebut sekaligus sebagai pendidikan karakter bagi siswa.

Profil SD Kanisius Kanutan Bantul.

SD Kanisius Kanutan adalah sekolah dasar yang sudah lama berdiri, yaitu sejak tahun 1927. Dan pada tahun 2014 ini sudah berusia 76 tahun. SD Kanisius Kanutan beralamat di Kanutan, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul. Letak SD Kanisius Kanutan berdekatan dengan gereja/candi HKTY Ganjuran. Sekolah ini berada di daerah pedesaan yang sebagian besar penduduknya termasuk dalam kalangan ekonomi menengah ke bawah. Di samping itu, perekonomian orang tua siswa kebanyakan belum pulih sepenuhnya, akibat dampak dari gempa bumi tahun 2006. Hal ini menyebabkan orang tua siswa mengalami kendala dalam hal pembayaran SPP.

SD Kanisius Kanutan sendiri memiliki 6 ruang kelas yaitu dari SD kelas 1-6. Pada tahun ajaran 2013/2014, SD Kanisius Kanutan memiliki jumlah siswa sebanyak 81 siswa. Kegiatan belajar mengajar di SD Kanisius Kanutan ditunjang oleh 8 orang guru, yang terdiri dari 3 guru dengan tingkat pendidikan D2/D3 dan 5 guru bergelar S1. Selain kegiatan belajar mengajar di kelas, SD Kanisius juga mengadakan kegiatan ekstrakulikuler komputer, seni lukis, dan seni tari.

Profil SD Kanisius Klepu.

SD Kanisius Klepu berdiri sejak tanggal 1 April 1927. Sekolah ini terletak di jalan Godean-Ngapak Km 16 Klepu Sendangmulyo, Minggir, Sleman. Sekolah ini juga berada di komplek Gereja Santo Petrus dan Paulus Klepu. SD Kanisius Klepu merupakan sekolah di bawah naungan Yayasan Kanisius Cabang Yogyakarta dengan status Akreditasi A.

SD Kanisius Klepu memiliki jumlah siswa 160 Siswa pada tahun pelajaran 2013/2014. Sebagian besar siswa berasal dari keluarga tidak mampu. Tenaga pendidik dan tenaga kependidikan berjumlah 18 orang. Sebagian besar telah menyelesaikan studi S1.

Kegiatan penunjang prestasi dan pengembangan bakat anak di SD Kanisius Klepu telah diselenggarakan meliputi ekstrakurikuler Pramuka, drum band, Futsal, dan Komputer.

Belum lama ini tim Karawitan SD Kanisius Klepu berhasil memperoleh Juara Harapan II dalam Lomba Karawitan se DIY Jateng yang diselenggarakan oleh Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Profil SD Kanisius Pugeran.

SD Kanisius Pugeran berada di wilayah Suryodiningratan Kecamatan Mantrijeron, Yogyakarta. Luas tanahnya sekitar 1.936 meter persegi. Sekolah ini berada di bawah Yayasan Kanisius Cabang Yogyakarta. Sekolah dengan status akreditasi “A” ini didirikan pada tahun 1928.

Jumlah guru dan karyawan di sekolah ini ada 20 orang. Jumlah anak didik pada Tahun Ajaran 2012/2013 sejumlah 226 anak. Fasilitas yang dimiliki yaitu Ruang kelas (10 kelas), Ruang Guru, Ruang TU, Perpustakaan Sekolah, Rumah Penjaga Malam, Toilet, Ruang UKS, Ruang Koperasi, Ruang Alat Peraga, Ruang Seni Musik, dan Ruang Komputer.

SD Kanisius Pugeran memiliki banyak prestasi. Di antaranya yaitu: Tergiat 1 regu putri kemah penggalang KSK Kota, Juara 1 Lomba Vokal Tunggal dalam rangka ulang tahun SMP Pangudi Luhur Sedayu, Juara harapan 1 kategori A Lomba Komputer SD Kanisius Se-DIY, Juara 2 Lomba Menari Kategori Tunggal Hari Anak Nasional di Gereja St. Antonius Kotabaru Yogyakarta, dan Juara 2 Futsal dalam rangka ulang tahun SMP Pangudi Luhur Sedayu. Selain itu, sekolah ini juga mendapatkan juara 2 Lomba Melukis dalam rangka ulang tahun SMP Pangudi Luhur Sedayu dan Juara 2 Lomba Menyanyi Group di Gereja St. Antonius Kotabaru.

Perekonomian orang tua anak didik sebagian besar adalah pekerja swasta, wiraswasta, buruh, penjual, dan satpam. Selain itu, kebanyakan orang tua anak didik memiliki anak yang lebih dari satu sehingga biaya pendidikan semakin berat.

Profil SD Kanisius Pulutan.

SD Kanisius Pulutan merupakan sekolah kecil yang terletak di sebelah barat, ± 3 Km dari pusat kota Wonosari yang beralamatkan di Semenrejo 05/02, Pulutan, Wonosari, Gunungkidul.

SD Kanisius Pulutan memiliki ruang kelas sebanyak 6 ruang. Jumlah siswa yang bersekolah di SD Kanisius Pulutan ini tidak cukup banyak, yaitu hanya 76 siswa dari kelas satu sampai kelas enam. Jumlah guru yang mengajar sebanyak 9 orang. Sarana sekolah yang ada di SD Kanisius Pulutan adalah ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, UKS, Kantor Kepala Sekolah, Ruang Doa, Laboratorium, gudang, kamar mandi siswa yang berjumlah 2 ruang, dan kamar mandi guru yang berjumlah 2 ruang juga.

Ada beberapa fasilitas pembelajaran di SD Kanisius Pulutan, yaitu 2 buah komputer, 1 buah laptop, dan 1 buah LCD proyektor. Meskipun SD Kanisius Pulutan termasuk sekolah kecil, tetapi sekolah ini juga berprestasi. Prestasi yang pernah diraih oleh SD Kanisius Pulutan adalah Juara 1 OOSN Tahun 2011/2012.

Profil SD Kanisius Sengkan.

SD Kanisius Sengkan bertempat di Jalan Kaliurang Km 7, Condongcatur, Depok, Sleman. Sekolah ini di bawah pengelolaan Yayasan kanisius Cabang Yogyakarta, dengan status terakreditasi A.

Secara historis, SD Kanisius Sengkan dibangun oleh pemuka-pemuka masyarakat yang menaruh perhatian dan kepedulian tinggi terhadap masalah pendidikan anak. Pada awal mula berdirinya SD Kanisius Sengkan bernama SD Katolik Banteng. SD Katolik Banteng berdiri tahun 1970 oleh masyarakat Sengkan yang diprakarsai oleh tokoh masyarakat diantaranya adalah Bapak Y. Saminoe, A. Wignyo Sumarto, Drs. IM Sugeng, dan A. Mulyono.

Sekolah SD Kanisius Sengkan berdiri di tanah kas desa seluas 1.541 meter persegi. Sekolah ini juga berada dalam satu lingkup dengan TK Kanisius Sengkan.

SD Kanisius Sengkan memiliki jumlah siswa 461 (pada tahun ajaran 2013/2014). Tenaga pengajar/Guru di sekolah ini berjumlah 24 orang dengan Staf TU 1 orang. Guru-guru sebagian besar sudah S1. Secara rinci mereka adalah para alumni dari Universitas Sanata Dharma.

SD Kanisius Sengkan memiliki 13 Ruang Kelas. 1 Ruang Kepala Sekolah, 2 Ruang Perpustakaan, 1 Ruang dapur, 2 Ruang Guru, 2 Ruang UKS, dan 13 Kamar Mandi. Sekolah ini juga memiliki beberapa kegiatan ekstrakurikuler, yaitu: Biola, Futsal, Karawitan, Vokal, dan Taekwondo. Untuk ekstrakurikuler karawitan, sekolah pernah berkesempatan mengikuti atau tampil di beberapa acara, seperti di gereja-gereja dan beberapa acara yang diadakan di Kabupaten Sleman.

Perekonomian orang tua anak didik sebagian besar adalah karyawan swasta, wiraswasta, buruh, penjual, dan satpam. Selain itu, kebanyakan orang tua memiliki anak lebih dari satu sehingga biaya pendidikan semakin berat.

Profil SD Maria Immaculata Cilacap.

Wawancara dilaksanakan Minggu, 9 Juni 2013.

SD Maria Immaculata Cilacap bertempat di Jalan Kendeng No. 310 Cilacap Tengah, di bawah pengelolaan Yayasan Sosial Bina Sejahtera dengan status terakreditasi A. SD Maria Immaculata memiliki 325 siswa dan siswi, dengan jumlah guru 28 guru dan ada 7 guru Wiyata Bakti yaitu guru-guru pengajar yang masih kuliah di Universitas Terbuka. Di sana memiliki 12 kelas yaitu dari kelas 1 sampai kelas 6, dengan 1 angkatan memiliki 2 kelas. Selain itu, juga memiliki berbagai ektra-kulikuler yang bermacam-macam, seperti: seni tari, seni lukis, vocal group, ritmik atau senam, marcing band, dan pramuka.

Fasilitasnya pun lengkap, terdapat halaman yang luas dan kamar mandi banyak. Hanya saja mainan untuk anak-anaknya masih kurang banyak, baru ada seluncur. Anak-anak di SD tersebut diajarkan membuat kerajinan tangan seperti membuat lampion, pigura, rumah-rumahan, wayang-wayangan, kincir, mengambar, mewarnai dan menempel.

Daerah tempat tinggal anak-anak asuh berada di pinggiran pantai yang sebagian besar orang tuanya bekerja sebagai nelayan, buruh dan sebagian kecil sebagai petani.

Profil SD Maria Magetan.

SDK Santa Maria Magetan bertempat di Jalan Agung Suprapto No. 1 Magetan. SDK Santa Maria Magetan di bawah naungan Yayasan Yohanes Gabriel Perwakilan IV-Madiun. Sekolah ini sudah terakreditasi A.

SDK Santa Maria Magetan pada tahun pelajaran 2013-2014 memiliki 103 siswa-siswi, dengan jumlah guru dan karyawan ada 12 orang dan 5 guru ekstrakurikuler. Ekstrakurikuler yang ada di SDK Santa Maria Magetan antara lain, Jarimatika (wajib untuk kelas I dan II), Bahasa Mandarin (wajib ntuk kelas III-V), Basket, Bulutangkis, dan Tari (pilihan untuk kelas III-VI).

SDK Santa Maria Magetan memiliki 6 Ruang Kelas, Ruang Perpustakaan, Ruang Komputer, dan Ruang UKS yang berada dalam 1 ruang, Ruang Guru, Ruang Kepala Sekolah, Ruang TU, dan Ruang Tamu yang berada dalam 1 ruang juga, kantin dan gudang yang ada dalam 1 ruang, 3 toilet guru, 4 toilet siswa, dan 1 halaman sekolah yang juga sebagian digunakan sebagai tempat parkir motor untuk guru.

Profil SD Maria Purworejo.

SD Maria terletak di Jalan Urip Sumoharjo No. 28 Purworejo. Sekolah ini berdiri pada tanggal 1 Agustus 1972 dengan nama RK Holland Inlandse School. Pada awalnya sekolah ini hanya memiliki 3 orang guru dengan 130 siswa. Kemudian, sekolah ini di beri nama HIS “Canisius” dengan kelas dari tingkat 1 hingga 7. Pada 1 Juli 1928, sekolah ini di kelola oleh para suster Putri Bunda Hati Kudus (PBHK) yang kemudian berubah nama menjadi “Santa Maria” yang lebih di kenal dengan SD Maria.

Sekolah yang terakreditasi A ini memiliki total 9 kelas. Kelas 1 dengan jumlah siswa 34, kelas 2 dengan jumlah siswa 31, kelas 3 dengan jumlah siswa 33, kelas 4 dengan jumlah siswa 31, kelas 5A dengan jumlah siswa 22, kelas 5B dengan jumlah siswa 23, kelas 6A dengan jumlah siswa 26, dan kelas 6B dengan jumlah siswa 24, dengan jumlah guru 17 termasuk kepala sekolah dan guru tidak tetap.

SD Maria memiliki fasilitas seperti peralatan olahraga lengkap, Ruang Perpustakaan, Ruang Audio Visual, Lab. Komputer dan Lab. IPA. Kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SD Maria adalah Drum Band, Badminton, Pramuka, Seni tari, Seni Lukis, Pianika dan Vocal.

Sebagian besar siswa-siswi calon anak asuk berdomisili di lingkungan perumahan yang kurang mampu dan berhimpitan antara rumah satu dan yang lain. Kehidupan ekonominya di topang oleh salah satu orang tua saja (ayah atau ibu).

Profil SD Pangudi Luhur Muntilan.

SD Pangudi Luhur St. Ignatius Muntilan terletak di jalan Kartini No.4 Muntilan, Jawa Tengah. Sekolah yang berdiri pada tahun 1961 ini berada di bawah naungan Yayasan Pangudi Luhur. Sekolah ini memiliki total guru dan karyawan sebanyak 14 orang dan jumlah siswa sebanyak 222 siswa.

SD Pangudi Luhur St. Ignatius Muntilan memiliki fasilitas ruang kelas, Laboratorium Komputer, Perpustakaan, Ruang UKS, Ruang Keterampilan, Ruang BK, Ruang Kepala Sekolah, Ruang Guru, Ruang TU, Rumah penjaga sekolah, Ruang Olah raga, dan lain-lain.

Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah ini di antaranya futsal, basket, pramuka, tari, marching band, dan lain-lain. Sebagian besar pekerjaan dari orang tua para siswa yaitu buruh, petani, dan wiraswasta.

Profil SD Pius Pekalongan.

SD Pius Pekalongan terletak di Jalan Progo No. 16 Pekalongan. Sekolah ini berdiri pada tanggal 1 Agustus 1939 dengan status akreditasi “A”. SD Pius Pekalongan mempunyai 24 ruang kelas. Tiap ruangan luasnya 49 meter persegi. SD Pius Pekalongan mempunyai 593 siswa, 35 guru dan 10 karyawan.

Fasilitas sekolah SD Pius Pekalongan memiliki kondisi yang baik. Di antaranya yaitu ruangan kelas ber-AC, pembelajaran menggunakan LCD, tenaga pelajar yang memadai, jumlah komputer yang memadai untuk praktik siswa, koleksi buku yang mencukupi untuk pengunjung perpustakaan, dua lapangan dan tersedianya ruangan Audio Visual. Ekstrakurikuler yang ada di sekolah ini yaitu futsal, angklung, seni tari, dan les pelajaran.

Penyeleksian calon anak asuh AAT dilihat dari mereka yang benar-benar membutuhkan dari kondisi ekonominya. Motto SD Pius Pekalongan yaitu “Bersikap Santun, Bertindak Jujur, Disiplin Meraih Prestasi, Indah, Bersih, dan Rapi Sekolahku.”

Profil SDK Santa Maria Magelang.

SDK Santa Maria terletak di Jl. A. Yani 155 A, Magelang. Sekolah Katolik ini dibuka oleh para Suster SPM. Tepat pada tanggal 1 Februari 1971, para Suster SPM itu menginjakkan kaki mereka di kota Magelang atas permintaan Rm. Alphonsus Martodiharja, SJ. Di kota Magelang itulah awal dari para Suster SPM berkarya di bidang balai pengobatan dan bidang pendidikan dengan membuka sekolah dasar yaitu SDK Santa Maria.

Semula, SDK Santa Maria adalah tempat pembuangan sampah Kotamadya Magelang, maka tidak mengherankan kalau keadaan tempat itu masih penuh dengan pecahan kaca, paku-paku, serta sampah lainnya. Pada waktu SDK Santa Maria dibuka, yang menjadi Kepala Sekolah adalah Sr. Anastasia, SPM. Awal mula dibuka sekolah itu menerima siswa kelas 1 dan kelas 2. Ujian sekolah pertama kali diadakan pada tahun 1976 (pada waktu itu yang menjabat kepala sekolah Sr. Yacita, SPM) dan menginduk di SD Negeri Kramat 1 dan berhasil lulus 100%. Karena berhasil lulus 100%, maka mulai tahun 1977 SD Katolik Santa Maria sudah diberi izin untuk menyelenggarakan ujian sekolah sendiri. Dari tahun ke tahun sekolah ini bertambah jumlah muridnya dan mendapat pengakuan resmi dari pemerintah.

Sekolah yang berada di wilayah Magelang Utara ini melayani masyarakat sekitarnya terutama umat Katolik di Paroki Santa Maria Fatima. Saat ini kepala sekolah SDK Santa Maria Magelang adalah Sr. Elis Marie, SPM. SDK Santa Maria Magelang memiliki 6 kelas dan beberapa ruang tambahan untuk belajar. Ruang-ruang tersebut antara lain: ruang Komputer, ruang Laboratoriun IPA, dan ruang Perpustakaan. Sampai saat ini jumlah murid yang ada sebanyak 179 anak dari kelas I sampai kelas VI. Tenaga pendidiknya sebanyak 9 orang dengan 6 staff karyawan.

Profil SDK Santo Yusuf Madiun.

SDK Santo Yusuf Madiun bertempat di Jalan Diponegoro No.80, kecamatan Manguharjo Madiun, di bawah pengelolaan Yayasan Mardiwijana Gonzaga Madiun, dengan status terakreditasi A. SDK Santo Yusuf Madiun memiliki 2330 siswa dan siswi untuk lima tahun terakhir, dengan jumlah 9 guru tetap yang bertingkat pendidikan S-1 dan S-2, 2 guru tidak tetap dengan tingkat pendidikan S-1 dan D2, dan 4 karyawan dengan tingkat pendidikan SMA dan S-1. SDK Santo Yusuf Madiun memiliki 7 ruang kelas yaitu dari kelas I sampai dengan kelas VI. Selain itu, juga memiliki fasilitas yang lengkap, yaitu terdapat halaman yang luas, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang perpustakaan, ruang laboratorium dan ruang Tata Usaha. Semua fasilitas yang ada di SDK Santo Yusuf Madiun ini dengan kondisi yang baik. Untuk air bersih SDK Santo Yusuf ini diperoleh dari sumur atau PAM dengan debit air yang cukup.

Enjoy this blog? Please spread the word :)