Emy: Menjemput Bola

Emy: Menjemput Bola

Kisah Relawan
Niscaya sebuah organisasi menjadi besar tanpa pernah melalui pelbagai persoalan. Manusia selaku salah satu unsur dalam organisasi merepresentasikan kematangan organisasi dari tanggungjawab yang dimainkannya. Penanggung Jawab Sekretariat  Beasiswa AAT – Malang Emy Anggraini berbagi cerita tentang mengatasi permasalahan kurang tertib administrasi di Sekretariat Malang. “Harus menjemput bola,” tutur Emy Sekitar tahun 2016 lalu, Sekretariat Beasiswa AAT - Malang terancam ditutup karena belum tertib administrasi. Kala itu, Sekretariat mengkoordinir sekitar 13 sekolah dengan total anak asuh sekitar 300 orang. Ketidakberesan administrasi disinyalir karena kendala komunikasi. “Komunikasi belum lancar,” ungkap Emy. Beberapa sekolah yang dikunjungi Biasanya, administrasi anak asuh dilaporkan ke Sekretariat berupa tanda terima dan rapor yang selanjutnya oleh tim Sekretariat diupload ke Sistem Informasi Anak Asuh http://www.sianas.aat.or.id/ demi kepentingan pertanggungjawaban kepada donatur. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Emy akhirnya memutuskan untuk…
Read More
Membasuh

Membasuh

Kisah Relawan
Oleh: Alosisius Ferdinand Andy Kusuma* Terang sang surya mulai mengintip dibalik jendela kamar. Kelopak mata mulai membuka, terdengar kicauan burung bersautan. Beranjak dan bergegas menyongsong hari penuh kasih sayang ini. Menerjang hiruk pikuk kota, menuju sumur sukacita. Tak hayal pikiran terus melayang-layang. Memikirkan pertanyaan menggelitik hati nurani dari sang bunda. “ Sudahkah anakku ini memberi tanpa pamrih?” Jujur, selama ini kunanti hanyalah yang kuberikan datang berbalik. Menghela nafas, sambil menikmati lukisan nyata dari Maha Pencipta. Sampailah di sumur sukacita, bersama berkas AAT yang kubawa. Tak ada rasa tak ada empati awalnya, biasa saja. Berkerumun anak-anak putih merah yang ceria mengelilingi tubuhku. Tak ada sedikitpun kekeringan yang terpancar. Berdiskusi, bercerita, dan bercanda. Begitu hangat atmosfernya. Anak-anak itu, yaa anak-anak itu. Ternyata begitu maya keceriaannya, pedih kutahu kenyataannya. Rasa malu mulai mencuat,…
Read More
Rakernas AAT: Jangan Mudah Menyerah Untuk Melayani Negeri

Rakernas AAT: Jangan Mudah Menyerah Untuk Melayani Negeri

Berita AAT
Yayasan Anak-Anak Terang Indonesia (AAT) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 6 – 9 Februari 2020 bertempat di Griya Paseban, Semarang. Hadir lengkap Pengurus Yayasan AAT. Dalam paparannya, Ketua Umum Yayasan AAT Maria Sophina Irewati mengatakan Rakernas telah menjadi wadah rutin setiap tahun untuk mengevaluasi kinerja yayasan yang menaungi beasiswa AAT ini. “PR kita ada banyak. Yang kita pikirkan adalah nasib siswa. Rakernas secara rutin untuk membicarakan kondisi dan tantangan selama ini. Sampaikan semua keluhan dan usulan apa adanya,” ujar perempuan yang kerap disapa Ibu Ira ini. Selain itu, hadir pula PJ Sekretariat Bandung, Madiun, Malang, Purwokerto, Semarang dan Yogyakarta, penerima bantuan perguruan tinggi (BPT) yang nota-bene administrator di sekretariat dan beberapa relawan. Mayoritas peserta yang hadir datang dari berbagai daerah dengan jarak tempuh yang cukup jauh dan tentu saja…
Read More
“Belajar Berani Menjalani Tugas Baru”

“Belajar Berani Menjalani Tugas Baru”

Kabar, Kisah Relawan
Oleh: Happy Sugiarto Candra, BPT Sekretariat Purwokerto. Nama Saya Happy Sugiarto Candra , Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Yos Sudarso Purwokerto. Saya sudah mengenal Yayasan Anak Anak Terang (AAT) Indonesia sejak saya SMA. Setelah saya lulus SMA saya melanjutkan Study saya di STIKOM Yos Sudarso Purwokerto. Awalnya Saya ikut AAT itu saat ada pameran UKM dan Komunitas di kampus. Saya langsung mendaftar , kemudian relawan relawan AAT di sekretariat purwokerto mengadakan reorganisasi di rumah Bapak Wisnu, selaku Penanggung Jawab Sekretariat Purwokerto. Pada saat reorganisasi tahun 2015 kita berkumpul bercerita dan kakak kakak tingkat saya menjelaskan secara detail apa itu AAT. Setelah itu di adakan rapat untuk memilih pengurus – pengurus di sekretariat. Tak di sangka saya di pilih untuk membantu tim sianas mengupload dan mengecek berkas berkas yang sudah di…
Read More
“Pengalaman Baru di AAT”

“Pengalaman Baru di AAT”

Kabar, Kisah Relawan
Oleh: Nur Anisa Fitriana Rosadi, Tim SIANAS Pusat di Sekretariat Purwokerto. Nama saya Anisa Mahasiswa Semester 7 STIKOM Yos Sudarso Purwokerto, saya megenal AAT dari saat maba dan bergabung dengan AAT sebagai relawan mulai dari semester 2. Awalnya saya tidak tahu apa itu AAT dan apa saja kegiatannya, saat awal bergabung saya diberi pengetahuan menganai apa itu Relawan, PK, PJ, dan fungsi tugasnya. Lalu saya masuk menjadi PK, disitu saya dapat lebih dalam mengenal AAT dan tugas saya sebagai PK. Lalu saat semester 3 saya diberitahu oleh kakak tingkat bahwa ada pemilihan Sianas Pusat, saya dan teman saya mengikuti seleksi tersebut dan Alhamdulillah saya terpilih sebagai Sianas Pusat. Saat menjadi Sianas Pusat lebih banyak lagi pengetahuan yang saya dapat serta tugas-tugas tiap bagian yang ada di AAT. Saat sebelum saya…
Read More
“Belajar menjadi pribadi Tangguh dan Bertanggungjawab”

“Belajar menjadi pribadi Tangguh dan Bertanggungjawab”

Kabar, Kisah Relawan
Oleh: Emelda rianti, Tim SIANAS Pusat di Sekretariat Semarang. Saya berasal kalimantan Barat sekarang saya sebagai mahasiswa semester 5  di Politeknik Khatolik Mangunwijaya Semarang. Saya mengenal sianas  dari  Rm Heri dan Rm heri memperkenalakan saya ke Om Adhi selaku ketua sianas. Saya bergabung disianas saat kuliah dari semester 2. Di sianas pusat  ini saya mendapat kan teman baru  dari berbagai daerah di Indonesia. Awal nya saya tidak tau apa itu sinas ,dan tugas sianas itu seperti apa. Pada tgl 17-18 bulan Februari  2018 saya mengikuti kegitan AAT diantaranya rapat kerja AAT di Madiun, di situ saya tau  apa itu sianas yaitu sistem informasi anak asuh. Dan tugas sianas itu seperti apa ternyata tugas sianas begitu banyak. Banyak tugas yang dijalankan sianas ,awalnya saya tidak terlalu paham tugas dan tata caranya…
Read More
Super AAT…

Super AAT…

Kabar, Kisah Relawan
Oleh: Ignatius Yudha Setiawan Tahun 2016 menjadi awal perjumpaan saya dengan Yayasan AAT dan awal saya menginjakkan kaki di salah satu kota terdingin di Indonesia, yaitu Malang. Awal dimana saya tidak mengenal siapapun di kota ini. Namun, perlahan tapi pasti, saya mengenal banyak orang yang mendukung dan harus bekerja keras untuk hidup yang lebih baik. Di tahun itu, saya masih belum mengenal apa itu Yayasan Anak-Anak Terang (AAT), bergerak dalam bidang apa, perkumpulan apa, ada dimana saja itu pun aku tidak tahu. Yang saya tahu ialah saya membantu anak asuh Romo Hudi yang banyak dan tersebar di banyak Kabupaten. Tahun dimana saya belum bisa banyak membantu AAT. 2017, saya sudah banyak mengenal beberapa pengurus sekertariat AAT di kota ini. Sudah tahu tujuan dan latar belakang AAT. Saya mengenal Mbak Emi,…
Read More
Ayah Bunda… Aku Ingin Sekolah

Ayah Bunda… Aku Ingin Sekolah

Kabar, Kisah Relawan
Oleh: Severius Rischo Setyo, Romualdus Sumbogo dan Patricia Dyah Pitaloka. Menjadi garam dan terang dunia di tengah-tengah anak-anak kecil adalah berkat yang diberikan oleh Tuhan untuk membantu mereka agar dapat bersekolah. Perjalanan yang luar biasa ini dimulai pada pertengahan tahun 2018 lalu. Saat itu, kami diajak untuk “memberi berkat” ke anak-anak yang membutuhkan. Dan, kami mengiyakan permintaan itu. Perjalanan dan hari yang panjang untuk kami pada saat itu. Karena kami harus pergi ke beberapa sekolah yang ada di Jogja, Kulon Progo hingga Wonosari dalam 3 hari. Perjalanan awal kami yang sangat luar biasa selama setahun belakangan ini untuk mengurus anak-anak kecil yang ingin bersekolah. Perasaan terharu menghampiri kami, ketika anak-anak menceritakan apa cita-cita ketika mereka besar nanti. Kami hanya bisa mengatakan dalam hati “semoga cita-cita kalian semua terkabul ya dek”.…
Read More
Pengalaman Survei Paling Berkesan

Pengalaman Survei Paling Berkesan

Kabar, Kisah Relawan
Pengalaman Survei Paling Berkesan Oleh: Tata Adika Salam Sejahtera! Satu detik yang lalu adalah masa lalu dan tidak akan pernah bisa kembali. Waktu adalah anugrah Tuhan yang begitu luar biasa. Tapi tidak banyak orang yang bisa menghargai itu. Mungkin saya adalah salah satu dari sekian banyak orang yang belum bisa menghargai waktu. Pekenalkan nama saya Tata Adika. Teman-teman biasa memanggil saya Tata, saya lahir di Malang pada tanggal 20 November 1997. Saya merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Saat ini saya adalah mahasiswa tingkat akhir yang disibukkan dengan skripsi di Universitas Katolik Widya Karya Malang. Saya mengambil jurusan Akuntansi. Rasanya bila ditanya mengenai cita-cita, saya sedikit bingung. Bahkan sejak SD, SMP, dan SMA ketika ditanya cita-citamu apa? Saya selalu jawab berbeda. Seiring bertambahnya usia dan mulai pahamnya saya tentang cita-cita,…
Read More
“Berani mencoba dan terus belajar”

“Berani mencoba dan terus belajar”

Kabar, Kisah Relawan
Oleh: Petrus Mahendra Putra, BPT Sekretariat Semarang. AAT ( anak – anak terang )? Pernah mendengar sih sebelummya tetapi tidak begitu memperhatikan dengan seksama. Lha cerita ku berawal dari sini. Beberapa bulan yang lalu saya bertemu dengan Bu Meita, beliau adalah salah satu relasi Pimpinan saya di kantor. Sebenarnya waktu itu saat kami berbincang – bincang saya memang meminta bantuan beliau untuk mencarikan tambahan penghasilan untuk pembayaran kuliah saya. Singkat cerita setelah saya bertanya akhirnya Bu Meita mengenalkan dengan AAT. Dan saat Ini saya sudah menjadi bagian dari AAT, saat pertama kali masuk menjadi bagian dari AAT saya sangat bingung dengan kegiatan atapun apa yang dikerjakan oleh AAT, tetapi setelah beberapa kali saya mengikuti kegiatan dan pertemuan saya sudah mengerti tentang apa yang dikerjakan, dilakukan oleh Yayasan AAT, yaitu membantu…
Read More